Pada tanggal 11 Agustus 2021 KKN Back to Village (BTV) ketiga telah resmi dimulai dan akan dilaksanakan sampai tanggal 10 September 2021. Inti dari kegiatan pengabdian masyarakat Back to Village adalah memampukan mahasiswa untuk mengabdi pada wilayah mahasiswa dengan mengkaji permasalahan dan kebutuhan masyarakat dan komunitasnya sendiri. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, kegiatan yang memerlukan kontak langsung sangat dibatasi untuk mencegah penyebaran virus, jadi saya harap individu dari KKN ini memperhatikan pencegahan virus Covid-19.
Kelurahan Kaliwates sendiri merupakan salah satu pusat kegiatan yang sangat ramai di Jember, dengan banyaknya pusat perbelanjaan, berbagai gedung perkantoran, rumah sakit, dan tentunya sekolah tersebar di daerah tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama, dengan dilakukannya kegiatan secara online, termasuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan perguruan tinggi. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran online tentu saja berdampak pada perubahan budaya belajar siswa terutama cara mereka menyerap, mengolah, dan menganalisis informasi. Tentu saja kesulitan tersebut dapat diatasi dengan kemampuan literasi yang baik. Namun, saat ini, sekolah dan guru sedang bekerja keras untuk membangun budaya literasi bagi siswa. Aplikasi pembelajaran online yang berlangsung sekitar satu setengah tahun ini telah mengubah cara siswa belajar dan menyerap materi yang diberikan oleh sekolah.
Ganes Digdya Hario Putri, siswi SDN Kepatihan 1 Jember atau yang biasa disapa Ganes juga merasakan perubahan ini. Selama observasi dan wawancara, Ganes didampingi oleh sang kakak Fara. Saat ditanya tentang literasi bahasa inggris, Ganes mengaku sebenarnya tertarik dengan bahasa tersebut. Sayangnya, ia tidak memiliki minat dalam meningkatkan minat literasinya. Terlebih, kata Ganes, ia merasa tidak terdampingi dengan baik karena kedua orang tuanya dan kedua kakaknya yang cukup sibuk meski ada waktu untuk bertemu di rumah. Kesibukan pekerjaan kedua orang tuanya membuat mereka bertemu hanya di pagi hari sebelum berangkat dan di malam hari setelah pulang kerja. Kedua kakaknya yang berada di tingkat akhir juga memiliki kesibukan tersendiri yaitu mempersiapkan skripsi. Ganes terkadang harus mencari tahu sendiri informasi-informasi belajar bahasa inggris meskipun tidak maksimal.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI