Kedua, peran pendidikan agama dan pengetahuan etik. Tak bisa dipungkiri peran agama merupakan pembatas dari ke ugal-ugalan bertindak dan berkata.
Dengan agama seseorang mampu mengendalikan dirinya agar tidak terjebak dalam desakan emosional yang berasal dari hawa nafsu semata.
Ditambah dengan pengetahuan etik yang berasal dari budaya lokal yang merupakan aturan-aturan tak tertulis dan disepakati kebaikannya.
Contoh, seorang anak harus berkata dengan bahasa lembut kepada orang yang lebih tua usianya, membungkukkan badan saat melintas di depan orang tua dan perilaku baik lainnya sebagai modal dasar mencapai keluarga yang menghadirkan surga di rumah sendiri.
Rumahku adalah surgaku harus diwujudkan semaksimal mungkin, seolah belajar suatu saat kelak harapan masuk surga sekeluarga benar-benar menjadi kenyataan.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI