Ketiga, selektif dalam membaca prediksi politik
Tiap caleg umumnya mempunyai tim sukses atau rekan untuk menggolkan strategi kampanye. Menurut saya, tak semua tim sukses patut dipercayai. Kadang ada tim sukses yang hanya "mulut manis" guna menyenangkan calon yang diusungnya. Ujung-ujungnya adalah kucuran uang demi kepentingan peribadi semata.
Prediksi politik kadang sulit ditebak. Apa yang tertera di atas kertas dan yang hadir di setiap musim kampanye belum tentu mewakili suara keseluruhan. Untuk itu, seorang caleg perlu selektif dan jeli melihat pergerakan politik dan kemungkinan yang terjadi di waktu hari pemilihan. Tujuan akhirnya agar pemahaman itu menjadi landasan penerimaan atas hasil yang diperoleh dalam pemilihan. Â
Para caleg harus siap mental menghadapi hasil pileg di 14 Februari mendatang. Apa pun hasilnya, sekiranya itu tak melukai mentalitas mereka, tetapi malah menguatkan mentalitas mereka dalam berpolitik.
Salam
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H