Mohon tunggu...
Ditta Widya Utami
Ditta Widya Utami Mohon Tunggu... Guru - Pendidik dan Pembelajar

A mom, blogger, and teacher || Penulis buku Lelaki di Ladang Tebu (2020) ||

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Berbagi Inspirasi di Bukti Karya PMM

17 Juli 2023   20:20 Diperbarui: 17 Juli 2023   20:33 800
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kegiatan Workshop di SMKN Cijambe (foto: Bu Euis) 

Hati saya berdegup kencang saat menyusuri jalan menuju SMKN Cijambe, Subang. Bagaimana tidak? Sebelah kiri saya jurang, sedangkan sebelah kanan adalah tebing yang tinggi menjulang. Jalan yang saya lalui juga tak begitu lebar. Hanya muat untuk satu mobil dan satu sepeda motor itu pun dengan jarak yang sangat dekat.

Semak tipis berbaris membatasi bahu jalan dan jurang dalam. Tak ada lampu penerangan dan entah di tikungan ke berapa, saya melihat sisa-sisa longsoran tanah. Membuat saya kagum pada para guru khususnya yang sering melewati jalan ini untuk menuju ke sekolah.

Pohon-pohon tua seperti memerhatikan laju saya dari ketinggian belasan atau puluhan meter. Mungkin jati atau jenis pohon yang lain. Entahlah. Jika tak ingat sedang mengendarai motor, saya pasti memilih untuk memejamkan mata saja karena takut.

"Semoga cepat ada perkampungan, semoga cepat ada perkampungan ...." Ucap saya dalam hati sambil menyusuri setiap jalan yang berkelok sepanjang hutan.

Jalan ini membelah hutan di pegunungan. Sungguh suatu pengalaman yang mendebarkan sekaligus (entah mengapa) terasa menyenangkan. Syukurlah jalannya juga sudah diaspal. Perjalanan 1,5 jam dari rumah mengantarkan saya ke tujuan.

Workshop Pembelajaran Guru di Sekolah

Saya datang ke SMKN Cijambe untuk menjadi salah satu pembicara dalam Workshop Pembelajaran Guru di Sekolah. Sebagaimana terlulis dalam surat undangan, tujuan dari workshop ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif pada program SMK PK Skema Reguler Lanjutan Tahun Pelajaran 2023/2024.

Saya berkolaborasi dengan Pak Dena dari SMP IT Asy-Syifa Jalancagak untuk memfasilitasi workshop. Di sekolah ini saya juga bisa bertemu sahabat saya Bu Deasy yang kini menjadi bendahara sekolah. Selain itu, ternyata Bu Euis, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum masih satu almamater di Jurusan Pendidikan Kimia UPI. Masya Allah.

Sebagaimana diinformasikan Pak Rizky, Guru Penggerak Angkatan 6 yang mengajar di sekolah tersebut, salah satu learning goals dari workshop ini adalah para guru bisa aktif mengunggah karya di Bukti Karya PMM.

Menu Bukti Karya yang terdapat di Platform Merdeka Mengajar (PMM) adalah wadah bagi para guru maupun kepala sekolah untuk mendokumentasikan karya-karyanya.

Beragam bentuk karya yang menggambarkan kinerja, kompetensi serta prestasi selama menjalankan profesi guru maupun kepala sekolah dapat diunggah di Bukti Karya. Karya yang dimaksud dapat berupa artikel, bahan ajar, kepemimpinan sekolah, praktik baik, praktik pembelajaran, RPP/modul ajar, maupun karya lainnya.

Berbagi Inspirasi

Usai pemaparan materi, saya dan Pak Dena berkeliling mendampingi para guru untuk mengunggah karya dan berbagi inspirasi di PMM.

Mendampingi peserta mengunggah karya ke Bukti Karya PMM (foto: Bu Euis) 
Mendampingi peserta mengunggah karya ke Bukti Karya PMM (foto: Bu Euis) 

Saat ini karya yang bisa disimpan di Bukti Karya PMM harus berupa video yang sudah diunggah ke Youtube atau dalam bentuk pdf.

Hal yang saya apresiasi dari peserta workshop adalah bahwa Ibu Bapak guru tersebut sudah punya "bahan" untuk berbagi.

Ada yang memiliki video dokumentasi pembelajaran, ada yang memilih modul ajar, ada yang praktik baik, dll. Jika video belum diunggah ke saluran Youtube, kami (saya dan Pak Dena) membantu peserta untuk mengunggahnya terlebih dahulu di Youtube lalu menyingkronkan ke PMM.

Bukti Karya tak sekedar berfungsi untuk mendokumentasikan karya guru dan kepala sekolah. Ketika mengunggah karya, guru atau kepala sekolah harus menambahkan deskripsi, tujuan, serta keterangan tambahan lainnya.

Informasi tersebut tentu bermanfaat bagi pengguna lain di PMM. Setelah diunggah di Bukti Karya, siapa pun dapat melihat bahkan memberi umpan balik atas karya yang dibuat. Inilah fungsi berbagi inspirasi di Bukti Karya PMM.

Para guru dapat saling bertukar ide, mencari/mendapat inspirasi serta memberi umpan balik positif atas karya para guru/kepala sekolah di seluruh Indonesia. Seperti halnya salah satu guru di SMKN Cijambe yang pernah mengunggah dokumen praktik baiknya di Bukti Karya PMM. Ternyata, karya beliau telah mendapat empat tanggapan positif dari guru-guru di luar sekolah. Menginspirasi, bukan?

Mari, semangat untuk terus berbagi dan menginspirasi.

Saat awal memasuki kawasan hutan menuju SMKN Cijambe (dokpri) 
Saat awal memasuki kawasan hutan menuju SMKN Cijambe (dokpri) 

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun