"Being simple is the most complicated thing nowadays." -- Ramana Pemmaraju
Kita hidup di dunia di mana selalu terjadi perubahan dan gangguan secara terus menerus.
Sedang enak-enaknya menjalani kehidupan normal, tiba-tiba dunia diguncangkan dengan munculnya pandemi COVID-19. Kebebasan seperti direnggut. Tidak ada pilihan, hanya bisa menerima. Kita hanya bisa mematuhi protokol kesehatan yang ditentukan untuk keselamatan bersama.
Hidup tanpa kontak sosial seperti sebelumnya, dirasakan sangat sulit. Terutama untuk sebagian orang yang sangat memerlukan interaksi sosial dalam hidupnya.
Dengan segala keterbatasan saat ini, akan lebih baik untuk kita untuk tidak membuat hidup ini semakin rumit. Karena semakin kita membuat hidup menjadi rumit, semakin kita akan merasa takut, stres, dan gelisah. Musuh terbesar kita saat ini adalah pikiran kita sendiri.
Ada 5 alasan yang bisa membuat hidup semakin terasa rumit. Tapi, kita bisa mengambil tindakan untuk membuat hidup terasa ringan begitu kita mengenali kelima hal tersebut.
1. Terlalu berfokus pada rumitnya hidup
Hidup itu sangat sederhana. Tapi entah mengapa kita memaksanya untuk menjadi begitu rumit.
Dengan semua pembatasan yang dilakukan saat ini, semua menjadi berbeda.
Saya pernah ke suatu bank karena ada urusan, antriannya begitu panjang. Bahkan sampai dibagi menjadi dua tempat. Di dalam bank dan di basement, tempat parkir. Semua terjadi karena dengan adanya pembatasan, maka kapasitas di dalam bank untuk menerima nasabah pun berkurang.
Melihat begitu panjangnya antrian cukup membuat stres juga. Mau selesai jam berapa, pikir saya. Tapi saya tidak punya pilihan selain bersabar. Kesal, ingin buru-buru, bosan, campur aduk di kepala saya.
Tapi, tahu tidak?
Ada pilihan lain untuk saya saat itu. Apakah saya ingin tetap berada dalam kekesalan atau mulai menikmatinya?
Memilih untuk tetap kesal, saya akan berada dalam kekesalan. Memilih untuk menikmatinya, saya akan lebih menikmati waktu saya menunggu antrian. Semua ada di pikiran saya. Semua ada di tangan saya untuk memilih.
Saya mulai menikmati berada di antrian itu. Memperhatikan wajah-wajah orang yang juga mengalami hal yang sama dengan saya dengan responnya masing-masing. Melihat keadaan sekeliling saya. Itu tiba-tiba menjadi hal yang menarik untuk saya.
Sangat mudah untuk melihat hidup ini menjadi sesuatu yang begitu rumit begitu kita dipaksa untuk keluar dari kebiasaan normal kita. Tapi, melihatnya dari sisi yang lain, yang lebih positif, akan sangat membantu diri kita untuk melihat kesederhanaannya.
Menjalani sesuatu yang berbeda, melihat sesuatu yang berbeda, itu bisa begitu menarik. Sesuatu yang menarik tetapi tidak kita sadari sebelumnya, banyak tersebar di sekitar kita.
The complexity bias
Complexity bias adalah salah satu alasan kenapa kita cenderung memperumit hidup kita ketimbang membuatnya sederhana.
Saat kita dihadapkan pada begitu banyak informasi, atau sedang berada dalam kebingungan akan sesuatu, secara alami kita akan lebih berfokus pada rumitnya masalah daripada mencari solusi sederhana untuk masalah tersebut.Â
Kita terlalu berfokus pada kompleksitas masalah yang sebenarnya hanya 10% dari keseluruhan masalah tersebut. Sedangkan yang 90%, yang sederhana, kita abaikan.
Saat Anda kewalahan dan merasa masalahnya begitu rumit, fokuslah untuk menemukan solusi sederhana dari masalah tersebut.
Anda bisa bertanya pada diri sendiri, kalau solusi sederhana ini diterapkan, apakah masalah tersebut akan semakin rumit atau terselesaikan? Anda tentu tahu jawabannya.
2. Terus menerus merasa kuatir
Terus menerus merasa kuatir akan masalah yang sedang Anda hadapi dan apa yang akan terjadi di masa depan hanya akan menguras energi Anda, baik fisik maupun mental. Dan semakin Anda kuatir, hidup Anda pun akan terlihat semakin rumit.
Tidak mudah untuk bisa melihat benang merah suatu masalah dan menemukan solusi sederhana untuknya. Butuh tenaga dan usaha terus menerus untuk bisa melakukannya.
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu menenangkan pikiran Anda yang gelisah dan terus menerus merasa kuatir. Diantaranya seperti berikut ini:
- Latihan pernapasan.
- Meditasi.
- Latihan kardio.
- Menulis jurnal.
- Yoga.
- Berbincang dengan teman.
3. Mencoba mengendalikan semua hal dalam hidup
Kita hidup dalam dunia yang kompleks. Dan untuk menemukan semua jawaban dari permasalahan hidup kita bisa menjadi sangat sulit.
Kita semua punya ketakutan kita sendiri. Takut gagal, takut kena PHK, takut kehilangan, dan banyak lagi. Yang kita lakukan sebenarnya ketika kita berusaha mengendalikan semua aspek kehidupan itu adalah kita ingin mengubur dalam-dalam ketakutan-ketakutan tersebut sehinga kita tidak perlu lagi menghadapinya.
Kalau Anda selalu berusaha agar segala sesuatunya berada di bawah kendali Anda, Anda harus berhenti.
Memaksakan agar semua berada di bawah kendali Anda adalah sebuah tanda bahwa Anda hidup dalam ketakutan Anda. Anda harus membebaskan diri Anda dan belajar untuk menerima kenyataan bahwa ada hal-hal yang tidak bisa Anda kendalikan dalam hidup ini.
Begitu Anda bisa menerima kenyataan bahwa hidup adalah tentang bagaimana Anda menyikapinya, bukan mengendalikannya, Anda akan bisa melihat kehidupan dengan lebih positif dan sederhana.
4. Berusaha menyenangkan semua orang
Hidup Anda akan tetap terasa rumit dan sulit kalau Anda berusaha menyenangkan semua orang. Melakukan hal itu hanya akan membuat Anda kewalahan dan kehilangan apa yang sebenarnya Anda ingin lakukan. Jati diri anda yang sebenarnya.
Tanyakan pada diri Anda, apakah Anda ingin menjalani hidup seperti yang Anda inginkan atau seperti yang orang lain inginkan?
5. Terlibat dalam drama hidup orang lain
Sudah cukup dengan drama hidup Anda sendiri. Ikut terlibat dalam drama hidup orang lain hanya akan menambah rumitnya hidup Anda.
Terlibat dalam drama dan orang-orang toxic dalam hidup Anda hanya akan menguras emosi dan pikiran Anda.
Ada beberapa orang yang membuat hidupnya seperti sebuah drama. Mereka menjalani hidupnya dengan cara yang tidak produktif. Meratap berlebihan, mengeluh, menyalahkan kehidupan, banyak lagi. Menjauhlah dari orang-orang seperti itu.
Jangan libatkan diri Anda ketika mereka datang kepada Anda dan ingin Anda ikut berada di dalamnya. Jangan biarkan energi negatif mereka mempengaruhi hidup Anda.
Tidak mudah untuk menghilangkan drama, bahkan dalam hidup kita sendiri, tapi itu bisa dilakukan.
Semakin Anda bisa menerima keadaan dan diri Anda, semakin Anda bisa lebih berani dan percaya diri menjalani segala tantangan kehidupan. Semakin pula Anda bisa menghindari drama negatif dalam hidup Anda yang akan membuat hidup anda terlihat lebih sederhana.
***
Anda harus mampu menerima kehidupan ini sebagaimana adanya. Dengan segala kesenangan dan kesulitannya. Semakin Anda menolaknya, semakin anda akan merasa hidup itu rumit.
Akan selalu ada masa-masa sulit dalam hidup. Dan pilihan selalu ada di tangan Anda. Apakah Anda akan menerimanya sebagaimana adanya atau membuatnya rumit.
Salah satu kunci sederhana untuk menjalani hidup yang sederhana adalah Anda harus bisa memilih mana pikiran-pikiran yang harus diperhatikan dalam kepala Anda dan mana yang harus diabaikan.
Tidak semua pikiran itu positif. Banyak juga pikiran negatif yang melemparkan ketakutan, kekuatiran, dan kegelisahan dalam diri Anda. Andalah yang punya kuasa untuk menentukan mana yang paling layak Anda perhatikan. Dan hidup Anda akan menjadi jauh lebih sederhana.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI