Bila hingga siang hari belum juga nongol ke rumah ibu maka tunggu saja pasti ibu akan menanyakan "Lagi ngapain?" Padahal sudah pasti sedang bersama saya karena dalam masa PSBB kali ini saya bekerja dari rumah.
Sedang Ada Dimana ?
Kami biasanya akan mengajak Ibu mertua ikut jalan keluar bila ada kesempatan keluar bersama-sama. Walaupun hanya di dalam kota. Kenapa? Karena kalau tidak diajak maka siap-siap ibu akan menelpon berkali-kali sedang ada dimana. Padahal kami di awal sebelum berangkat sudah menyampaikan tujuan kami keluar rumah.
Bagaimana kalau Ibu Mertua tidak kami ajak? Siap-siap kami akan mendapat telapon dari beliau untuk menanyakan sedang ada dimana. Padahal sebelum di awal kami sudah menyampaikan rencana kepergian kami kepada beliau.
Jangan Lama-LamaÂ
Ibu pernah menelpon istri saat bersama saya dan anak-anak jalan-jalan. Meski di dalam kota, Ibu Mertua bisa menelpon istri beberapa kali. Ibu hanya bertanya lagi sedang ada. Kadang-kadang keceplosan bilang perginya jangan lama-lama, "Cepet pulang, jangan lama-lama."
Di sinlah kadang kami geli sendiri. Istri saya jelas-jelas sudah menikah dengan saya. Tetapi seringkali ketika saya dan istri keluar rumah bersama-sama dengan anak-anak saya sering sekali akan menelpon dan bertanya "pulang jam berapa?".
Mungkin ini pertanyaan biasa saja. Tapi berikutnya bagi kami sedikit kocak ketika mertua mengingatkan istri saya agar jangan lama-lama. Beliau tidak menjelaskan kenapa jangan-lama. Padahal beliau tau istri saya pergi bersama saya, suaminya, bahkan anak-anak semua diajak.
Kami kadang geli sendiri. Ibu minta cepet-cepet pulang. Padahal tidak ada yang menunggu di rumah. Kami pergi jalan-jalan tidak sampai menginap. Istri pergi bersama saya, suaminya, dan anak-anak. Dan kalau pulang, pulangnya pun ke rumah kami sendiri, bukan ke rumah Ibu Mertua.
Makan Di SiniÂ
Kadang kala juga Ibu Mertua menelpon istri hanya untuk menanyakan masak apa hari ini. Kadang juga sebaliknya, istri juga sering menelpon Ibu masak apa hari ini.