Mohon tunggu...
dewi laily purnamasari
dewi laily purnamasari Mohon Tunggu... Dosen - bismillah ... love the al qur'an, travelling around the world, and photography

iman islam ihsan

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Semarak Wisuda ITB, Ibrahim Founder Mag Fire Lulus S2 MBA-SBM ITB

1 Mei 2024   13:54 Diperbarui: 4 Mei 2024   19:16 1178
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Aula Timur ITB menjadi latar foto keluarga. Sumber gambar dokumen pribadi.

Akhir April yang sejuk di Kota Bandung. Aku bersama suami dan anak bungsu, Teteh tiba di Hotel Wisma Dago jelang shalat dzuhur. 

Kaka, anak sulungku yang datang tak lama setelah aku memarkir mobil di halaman hotel bergegas menurunkan barang bawaannya. Ia segera menuju masjid untuk shalat Jumat. Tadi sebelum adzan, suamiku harus menuju kantor di depan Gedung Sate, tepatnya di Telkom Japati untuk meeting. 

Kumandang adzan nan merdu terdengar dari Masjid Salman ITB yang tepat berada di seberang jalan tempatku menginap. Shalat Jumat sebentar lagi akan diselenggarakan. Alhamdulillah ...

Selepas shalat Jumat, anak tengah, Mas datang dan bergabung di hotel. Kami beristirahat sambil menunggu sore untuk melakukan foto bersama di Kampus ITB Ganesha. Oya ... ITB (Institut Teknologi Bandung) sekarang memiliki kampus di Jatinangor dan Cirebon loh! Jadi ada penamaan seperti ini: ITB Ganesha, ITB Jatinangor, dan ITB Cirebon.

Senangnya hati kami, langit biru dan pepohonan hijau berpadu dengan bangunan ikonik di Kampus ITB Ganesha. Aula Barat dan Aula Timur menjadi latar foto yang indah. Begitu pula lokasi Plaza Widya Nusantara dengan 4 gedung kembar dan monumen ITB yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

Baca artikel terkait: Tour The ITB Ala Mamah Gajah dan Mengintip Kampus ITB, Incaran Siswa SMA 

Kaka, yang memiliki nama lengkap Ibrahim Rasyid Ridho Rusydi telah menyelesaikan studi pascasarjana (S2) di Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB dengan tesis berjudul 'Adaptasi Teknologi dan Penerimaan Sosial dari Kompor Surya Parabola (Studi Kasus Perusahaan Mag Fire) dengan dosen pembimbing Ibu Melia Famiola, S.T.P, M.T., Ph.D. Beliau memiliki sebuah komunitas bernama Teras Hijau Project yang menjadi lokasi penelitian Kaka bersama para perempuan pelaku UMKM di Kota Bandung.

Baca artikel terkait: Inovasi Luar Biasa: 'Mag Fire' Karya Mahasiswa SBM ITB

Aula Timur ITB menjadi latar foto keluarga. Sumber gambar dokumen pribadi.
Aula Timur ITB menjadi latar foto keluarga. Sumber gambar dokumen pribadi.

Pada laman website ITB terdapat ucapan dari Rektor kepada para wisudawan April, "Selamat wisuda, tegakkan janji mahasiswa yang pernah dipegang, janji alumni, dan bakti pada Tuhan, bangsa, dan almamater. ITB pada wisuda kali ini meluluskan 1.815 wisudawan dengan rincian 95 wisudawan Program Doktor, 1.062 Program Magister, dan 658 Program Sarjana.

Rektor juga mengingatkan bahwa gelar akademik adalah sebuah bentuk tanggung jawab yang tinggi untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, semangat terus belajar, dan berkontribusi kepada masyarakat, bangsa Indonesia, peradaban dunia, dan kemanusiaan.

Karakter itu penting bukan hanya bagi profesi scientist, melainkan bagi semua profesi. Kita harus menjadi 'agent of knowledge' sekaligus menjadi 'agent of morality endowed with character'. 

Kembali kepada Ibrahim (28 tahun) yang menuliskan tesis dengan studi kasus kompor surya parabola yang merupakan hasil inovasi kreatifnya. Ia menamakan kompor tersebut 'Mag Fire'. Atas kepedulian Ibrahim kepada perubahan iklim dan pemanfaatan energi terbarukan terciptalah kompor yang menggunakan sumber energi matahari. 

Mag Fire telah diuji coba dan digunakan oleh komunitas UMKM di Teras Hijau Project Bandung, Yayasan Wangsakerta Cirebon, dan Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) Fakultas FEB. Mahasiswa yang mengikuti program summer camp dari University of Queensland Australia juga pernah mengikuti kegiatan demo pemanfaatan Mag Fire untuk memasak. 

Aku sebagai ibu tentu saja merasa bangga dan terharu dengan pencapaian dari Kaka. Ia memiliki beberapa rintisan usaha seperti Backyard Poultry yang memiliki channel Youtube tentang 'Manajemen Peternakan Ayam Kampung Skala Rumah Tangga' dan The IR Store yang menjual produk ayam kampung olahan. Kaka punya hobi memasak dan disalurkan dengan membuat produk ayam ungkep dari ayam kampung umbaran. 


Kaka membuat video pengalamannya menjalani perkuliahan pascasarjana S2 di SBM ITB dalam link berikut:

Mag Fire juga dipamerkan dalam ajang kreativitas mahasiswa ITB yang digelar di Bandung. 


Kaka berpose di lokasi monumen ITB, Plaza Widya Nusantara. Sumber gambar dokumen pribadi.
Kaka berpose di lokasi monumen ITB, Plaza Widya Nusantara. Sumber gambar dokumen pribadi.

Ada kisah menarik dari Ibrahim saat foto di kampus. Ia pernah berfoto saat berusia 18 bulan di lokasi Plaza Widya Nusantara. Nah ... Saat jelang wisuda Kaka berfoto ulang di lokasi yang sama. Mas dan Teteh juga ada foto saat mereka masih kecil di kampus dan semoga nanti saat wisuda bisa ditayang ulang dengan pose yang sama. Aamiin ...

Kaka berpose di lokasi yang sama dalam waktu yang berbeda. Sumber gambar dokumen pribadi.
Kaka berpose di lokasi yang sama dalam waktu yang berbeda. Sumber gambar dokumen pribadi.

Barakallah ... Kaka. Semoga Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah senantiasa memberikan rahmat dan karunia-Nya, ilmunya bermanfaat bagi agama, sesama, dan alam semesta. Semoga ilmunya berkah dunia dan akhirat aamiin ...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun