Arsenik adalah elemen kimia yang memiliki simbol ASÂ dan nomor atom 33.
Karakteristik elemen arsenik adalah sebagai berikut. Arsenik memiliki tiga alotrop (sifat unsur kimia yang ada dalam dua atau lebih bentuk yang berbeda, dalam keadaan fisik yang sama), arsenik yang paling umum adalah arsenik abu-abu, kuning, dan hitam, dengan abu-abu menjadi yang paling umum. Alasan elemen arsenik dapat menjadi berbahaya, adalah karena ketika korban terpapar arsenik dalam kadar yang tinggi, korban berisiko mengalami penyakit kanker, gangguan fungsi hati, hingga kematian.
4.) Polonium
Polonium adalah elemen kimia yang memiliki lambang Po dan nomor atom 84.
Polonium memiliki karakteristik fisik yang berunsur radioaktif yang ada dalam dua alotrop metalik. Bahaya dari elemen Polonium adalah saat dihirup bisa menyebabkan kanker paru-paru. Ketika ditelan, polonium akan terkonsentrasi dalam sel darah merah, lalu menyebar ke hati, ginjal, sumsum tulang, dan saluran pencernaan.
5.) Timbal
Elemen Timbal adalah unsur kimia yang disimbolkan dengan huruf Pb dan nomor atom 82.
Karakteristik elemen timbal, adalah atom timbal memiliki 82 elektron, tersusun dalam konfigurasi elektron. Bahaya yang dapat ditimbulkan oleh elemen timbal adalah timbal dapat langsung membahayakan nyawa dan kesehatan. Sebagian besar timbal yang tertelan akan diserap ke dalam aliran darah. Sehingga menyebabkan gejala penyakit seperti memengaruhi hampir setiap organ dan sistem dalam tubuh manusia (Penyakit jantung koroner, termasuk gangguan irama jantung (aritmia) Stroke. Anemia hemolitik. Kerusakan fungsi ginjal hingga kanker ginjal.)
Mengerikan sekali ya! Bagaimana elemen-elemen atau unsur kimia yang disebutkan di atas dapat mengakibatkan efek yang membahayakan nyawa.
Jadi, jika kalian ingin menjadi seorang ilmuwan, peneliti, atau ingin memiliki pekerjaan yang berkaitan dengan pelajaran IPA. Tolong, diingat baik-baik untuk berhati-hati dalam menangani elemen yang ada di tabel periodik ya.
Sekian dari saya, semoga artikel ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaat kepada teman-teman semua, terima kasih. Tuhan memberkati kita!
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H