Mohon tunggu...
Deddy Husein Suryanto
Deddy Husein Suryanto Mohon Tunggu... Penulis - Content Writer

Penyuka Sepak Bola. Segala tulisan selalu tak luput dari kesalahan. Jika mencari tempe, silakan kunjungi: https://deddyhuseins15.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Jatuh Bangunnya Anthony Lopes

20 Agustus 2020   13:06 Diperbarui: 20 Agustus 2020   12:56 364
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Performa Lopes dengan Kepa di klubnya dalam 1 musim (2019/20). Gambar: Transfermarkt.com

Jika sebelumnya kita melihat Thomas Muller adalah pembaca ruang terbaik yang mampu memaksimalkan kualitasnya di kotak penalti Barcelona. Kini tugas itu dijalankan Gnabry. Ialah yang mencegah kegagalan bagi Bayern dalam membobol gawang lawan.

Ketika Lewy gagal menembus tembok yang dipasang Lopes, maka Gnabry muncul untuk mencari celah yang tak ditutup oleh tangan Lopes. Hasilnya, gol kedua Bayern tercipta, 0-2. Itu juga merupakan gol kedua Gnabry di laga itu. Luar biasa!

Gol kedua itu bisa dikatakan sebagai misi sulit bagi Lyon untuk mengejarnya di babak kedua. Hasil imbang masih boleh, tertinggal 1-0 juga boleh, tetapi skor 2-0 dan melawan Bayern itu bukan pekerjaan mudah. Sangat sulit!

Serge Gnabry buat Lopes harus melihat gawangnya bobol. Gambar: Twitter/ChampionsLeague
Serge Gnabry buat Lopes harus melihat gawangnya bobol. Gambar: Twitter/ChampionsLeague
Bahkan, meski Rudi Garcia melakukan pergantian yang sama seperti di laga sebelumnya, yaitu mengganti Memphis Depay dengan Moussa Dembele. Pergantian itu adalah jurus ampuh untuk menggulingkan Manchester City. Namun, hal itu tak berlaku untuk Bayern.

Terbukti, skuad Die Roten tetap mampu bertahan dengan cukup baik dan terus mencari peluang. Salah satunya dengan eksekusi tendangan bebas Joshua Kimmich. Bola yang ia kirimkan sukses ditanduk oleh Lewandowski dan kali ini tak mampu dihalau Lopes. Skor harus berubah menjadi 0-3.

Melihat gawangnya kembali bobol, Lopes pun terlihat sedih. Ia memang bukan kiper yang memperkuat Barcelona, Manchester City, atau bahkan Chelsea. Tetapi, apa yang ia perlihatkan di pertandingan itu sangat menggambarkan kualitasnya yang tak kalah jauh dengan sederet kiper berharga mahal yang dimiliki kontestan Liga Champions lainnya.

Satu hal yang membuat Lopes juga terlihat lebih baik dari kiper klub lain adalah keberhasilannya mencegah gawang Lyon dihujani lebih banyak gol dari Bayern Munchen. Artinya, secara mentalitas ia tidak terganggu dengan pemandangan sebelumnya yang dihasilkan oleh tim asal Jerman itu.

Rating lainnya untuk pemain di laga Lyon vs Bayern Munchen (20/8). Gambar: Footballcritic.com
Rating lainnya untuk pemain di laga Lyon vs Bayern Munchen (20/8). Gambar: Footballcritic.com
Atas kerja kerasnya, Lopes pun mendapatkan rating yang cukup baik sebagai pemain dari tim yang kalah dan kebobolan 3 gol. Ia mendapat nilai 6.3 atas performanya di laga itu, tertinggi dari semua pemain Lyon.

Melihat penampilan Lopes, saya mencoba berpikir tentang apa yang membuatnya bisa sesemangat itu dalam mengantisipasi serangan tajam Bayern Munchen. Apakah ia ingin mendemonstrasikan kualitasnya untuk dilirik klub lain?

Jika menyinggung tentang kualitas kiper, sebenarnya juga tak bisa lepas dari bagaimana para pemain bertahan melindungi penjaga gawangnya, alias meminimalisir risiko kebobolan bagi kipernya. Kita harus ingat bahwa sepak bola adalah permainan yang harus melibatkan 11 vs 11 pemain.

Performa Lopes di Liga Champions 2019/20 secara keseluruhan. Gambar: Transfermarkt.com
Performa Lopes di Liga Champions 2019/20 secara keseluruhan. Gambar: Transfermarkt.com
Namun, jika melihat statistik yang diperoleh Lopes dalam beberapa laga di Liga Champions, ia memiliki statistik yang cenderung stabil. Satu-satunya yang mempengaruhi permainan Lopes adalah lawan yang dihadapi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun