Mohon tunggu...
DANIS PRATIWI
DANIS PRATIWI Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Apa Itu Teori Public Sphere?

7 Oktober 2018   20:04 Diperbarui: 7 Oktober 2018   20:27 5884
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pemerintah memang tidak lagi dominan menyuarakan kehendaknya lewat media tunggal televisi (RI) seperti jaman tahun 80an ke belakang, tapi kini peran dominannya justru digantikan oleh kekuatan pasar dalam arti yang negatif. 

Pasar yang terwakili hanya oleh kekuatan tertentu dan merasa kuat besar dan benar lalu dengan seenaknya mencoba mengendalikan isi media. Pembatasan mulai muncul, bukan untuk memberi ruang bagi ketertiban tapi justru memberi ruang kesewenang-wenangan tafsir kebenaran menurut kacamata sebagian masyarakat saja.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun