Pada tahun 2001, bintang asal Brasil yakni Ronaldinho masuk PSG. Satu tahun berselang yakni Piala Dunia 2022, Brasil keluar sebagai juara Dunia.Â
Kemudian mundur 5 tahun ke belakang. Kylian Mbappe resmi bergabung dengan PSG pada tahun 2017. Nah satu tahun berselang, Mbappe juara dunia bersama Prancis.
Kala itu, Prancis keluar menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah unggul dari Kroasia dengan skor 4-2. Mbappe juga didaulat jadi pemain muda terbaik saat itu.Â
Teranyar adalah Lionel Messi. Ia masuk PSG tahun 2021. Satu tahun berselang atau saat ini Messi membawa Argentina juara dunia.Â
Nah, dari ketiga cocokologi itu mana yang paling masuk akal? Jika dipikir memang semuanya masuk akal. Toh namanya juga cocokologi kan?Â
Piala Dunia Settingan
Di luar cocokologi tadi, ada satu teori liar di luar sana jika Piala Dunia ini sudah diseting agar Argentina keluar sebagai juara. Nah, tentu ini jauh lebih mengawang daripada cocokologi. Tapi, mari kita nikmati hiburan netizen ini.Â
Ada yang menyebut jika Piala Dunia kali ini sudah diatur agar Argentina yang juara. Beberapa pengamat online (netizen) melihat hal terseut dari beberapa sudut pandang.Â
Misalnya, Argentina dibantu wasit. Salah satunya Argentina adalah tim paling banyak mendapatkan penalti. Lionel Messi sendiri sudah mengeksekusi penalti 5 kali dan 4 berbuah gol.
Tapi, itu hanyalah teori mengawang karena ya namanya penalti diberikan wasit karena ada pelanggaran. Apalagi saat ini ada VAR. Jadi, teori ini amat jauh.Â
Teori yang paling geleng-geleng kepala adalah sebelum laga final dimulai, para pemain Prancis disebut terkena penyakit flu unta. Nah, ada yang mengait-ngaitkan jika itu tak lain adalah konspirasi agar Argentina juara.Â
Jadi, manakah yang paling menghibur? Apakah cocokologi atau konspirasi? Ah inilah sisi lain sepak bola yang selalu saya nikmati, yakni keributan netizen dengan segala teori liar dan pembenarannya.