Mohon tunggu...
Clarisa Natania Putri A
Clarisa Natania Putri A Mohon Tunggu... Lainnya - Communication Student

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Film

Nikmatnya Kopi dalam "Filosofi Kopi 2: Ben & Jody" (2017)

25 November 2020   21:30 Diperbarui: 26 November 2020   09:55 342
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Siapa yang tidak kenal dengan Filosofi Kopi? Salah satu café yang menjadi terkenal semenjak film Filosofi Kopi muncul di layar tancap Indonesia. Akhirnya di tahun 2017, rilis lanjutan dari film tersebut, yaitu Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Berbeda dengan film sebelumnya, kali ini lebih menceritakan bisnis dari Ben dan Jody yang harus mencoba tantangan baru.

Film yang dikemas dengan baik oleh Angga Dwimas Sasongko, membuat penonton menjadi lebih tertarik dengan munculnya film Filosofi Kopi 2 ini. Cerita yang diawali dengan memperlihatkan keindangan Indonesia ketika Ben dan Jody melakukan penjualan Filosofi Kopi secara keliling.


Dibalik kesuksesan film Filosofi Kopi 2 ternyata menelan biaya yang sangat besar. Kita dapat melihat dari jejeran aktor dan aktris dari film dan biaya dari proses syuting. Biaya yang mereka keluarkan untuk proses pembuatan film sekitar Rp 10 Milyar. Selain itu, proses syuting juga dilaksanakan di banyak tempat, seperti Bali, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, sampai Tana Toraja.

Komodifikasi dalam Filosofi Kopi 2: Ben & Jody (2017)

Artikel ini akan memberikan penjelasan adanya komodifikasi dalam film Filosofi Kopi 2. Teori komodifikasi ini akan diambil dari penjelasan Mosco.

Komodifikasi menurut Mosco (2009) adanya keterlibatan transformasi pesan, mulai dari bit data ke sistem pemikiran atau bisa dikatakan menjadi produk yang dapat bisa dipasarkan. Komodifikasi audiens memiliki kaitan dengan adanya rating yang diterima dari konten media, dan rating tersebut dijual kepada pengiklan dengan menggunakan khalayak sebagai tolak ukurnya.

Komodifikasi ini dapat dikomunikasikan kepada para penonton melalui produk-produk yang ada di film. Ketika mereka berhasil mendapatkan keuntungan dari produk yang dipasarkan lewat film, maka komodifikasi bisa dikatakan berhasil.

Film ini dari series pertama sudah memiliki keuntungan yang sangat besar karena mereka juga berhasil membuat kafe Filosofi Kopi menjadi terkenal, terutama yang ada di Melawai, Jakarta. Lalu, di series kedua ini saya akan membahas dari bagaimana film ini bisa membuat para penonton menjadi tertarik untuk membeli produk mereka.

Source : zomato.com
Source : zomato.com

Lokasi syuting yang memiliki 5 kota di Indonesia tentunya sangat menarik. Keindahan Indonesia dapat terpancar lewat film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody.

Sponsor yang membantu dalam pembuatan film juga diperlihatkan secara jelas pada saat film berlangsung. Mulai dari penggunaan Gojek, sabun muka Pond’s Men, Samsung Galaxy Tab, dll. Semua ditampilkan secara apik dan rapi, walaupun penonton pasti tahu bahwa mereka adalah sponsor dari film.

Source : tangkapan layar pribadi
Source : tangkapan layar pribadi

Selain dari sponsor, film ini memberikan tonjolan pada estetika kopi kepada para penonton. Ben yang sangat menghargai kopi dapat terlihat bahwa kualitas biji kopi itu sangat penting. Salah satu lokasi syuting yang dipilih merupakan tempat yang sudah dikenal sebagai penghasil kopi terbaik di Indonesia. Siapa yang bisa menebak? Saya jawab saja ya. Jawabannya Tana Toraja. Sebagai film yang merepresentasikan pecinta kopi, tentunya mereka tidak boleh ketinggalan dengan kopi dari Toraja yang sudah dikenal oleh para pecinta kopi tanah air.

Source : javatravel.net
Source : javatravel.net

Selain itu, mereka juga melakukan proses syuting di Yogyakarta. Mereka juga membangun kafe Filosofi Kopi di Yogyakarta. Hasilnya sangat memuaskan karena banyak warga dari luar Yogyakarta yang tertarik untuk datang ke Kafe tersebut. Bahkan kafe ini masuk ke dalam list tongkrongan yang wajib didatangi loh! Hebat sekali, bukan?

Kalau kalian tertarik dengan dunia kopi, bisa banget mulai dengan nonton Filosofi Kopi dan Filosofi Kopi 2: Ben & Jody. Dijamin kalian pasti bakalan tertarik dan langsung ingin pergi ke kafe mereka!

Daftar Pustaka :

Subandi, Z. E., & Sadono, T. P. (2018). KOMODIFIKASI, SPASIALISASI, DAN STRUKTURASI DALAM MEDIA BARU DI INDONESIA (Ekonomi Politik Komunikasi Vincent Mosco Pada Line Webtoon). National Conference of Creative Industry, September, 5–6. https://doi.org/10.30813/ncci.v0i0.1297

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun