Keramik ini harus dipertahankan untuk mengulas bagian sejarah arsitekturral Bangsal L RS PGI Cikini ini. Di Bangsal L ini, terbagi 2, jika kita msuk ke lorong panjang sebagai area penerimaan untuk masuk ke ruang2 perawatan sebelah kanan dan sebelah kiri.
Bagian Unit Rawat Jalan RS PGI Cikini
Di unit rawat jalan yang aku desain dan dibangun sektar tahun 1997 lalu, ada bagian dari angunan lama jaman Hindia Belanda. Hanya kecil, ttapi akan nyata terlihat dari parkir RS PGI Cikini.
Â
![Dokumentasi pribadi| Sekarang dibapakai oleh ruang2 dokter praktek, bagian dari Unit Rawat Jalan RS PGI Cikini.](https://assets.kompasiana.com/items/album/2020/11/16/urj-5fb2257af5eb68745d5c0af2.jpg?t=o&v=555)
Untuk sebagai arsitek dan sebagai end-user dan pemakai rumah sakit ini, bangunan2 asli RS PGI Cikini harus benar2 dipertahankan. Sebagai cagar budaya Jakarta, dan sebagai bagian dari sejarah Indonesia yang bertahan dalam pemerintahan Hindia Belanda saat itu.
Cerita2 seputar RS PGI Cikini ini, akan terus aku tuliskan terutama dari sei arstekturalnya, bahwa Indonesia tidak bisa lepas dari sejarahnya.
Karena,
Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengerti dan menghormati sejarahnya, sebagai bagian dari perjalan dan proses kebangsaannya, menuju Indonesia jaya ......
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI