Skema KUR khusus;Â Dalam melakukan angsuran, debitur dapat disesuaikan dengan model bisnis atau usaha yang dijalankan. KUR 2018 dapat diangsur dengan pendekatan siklus usaha, misalnya usaha perkebunan, pertanian dan budidaya perikanan bisa melakukan angsuran kredit seusai panen.Â
Penyaluran porsi;Â Seperti telah disampaikan sebelumnya bahwa KUR 2018 ditekankan lebih besar ke sektor produksi. Tidak seperti sebelumnya bank penyalur lebih banyak menyalurkannya ke sektor perdagangan.
Skema KUR multisektoral;Â Dalam penyalurannya pihak penyalur yang berjumlah 41 lembaga baik bank/nonbank dapat memberikan kepada seluruh sektor ekonomi dan sektor usaha. Mulai pertanian, perikanan, perkebunan sampai usaha jasa, dll.Â
Suku bunga; untuk tingkat suku bunga KUR 2018 sebesar 7 persen atau menurun sebanyak 2 persen dari KUR 2017.
KUR untuk optimalisasi KUBE;Â jika sebelumnya kebijakan KUR 2017 hanya diperuntukkan bagi debitur perorangan. Namun kini KUBE pun dapat mengajukan pinjaman skim KUR ke lembaga penyalur.Â
Penyaluran KUR boleh bersamaan dengan kredit lainnya; bagi debitur yang sudah mengakses kredit lain atau kreditnya sedang berjalan masih diperbolehkan mengajukan KUR tanpa menutup pinjaman yang sedang berjalan tersebut.Â
Perubahan KUR diatas telah dituangkan dalam Permenko No. 11 tahun 2017 tentang KUR. Silakan untuk mendalami informasi tersebut dengan mengakses website resmi Kemenko Perekonomian Republik Indonesia.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H