Selanjutnya untuk menjaga secara aman, maka pada sisi dalam kayu tersebut dilapisi lembaran stereo-foam (lembaran busa padat) dan juga ditambah dengan beberapa lembar trip-lex sisi kiri dan kanan sebelum ditutup dan dipacking.Â
Peti kotak kayu berisi lembaran tripleks tersebut kemudian diangkat oleh kendaraan fork-lift untuk dikrim ke bagian Gudang penyimpanan, disana kemudian disusun bertumpuk secara rapi. Dan selanjutnya dari Gudang simpanan tersebut, sudah menunggu truk pengangkut yang akan membawa untuk dikrim ke pelanggan sesuai dengan Surat perintah order atau D.O (Delivery Order).
Ketika tim audit baru beranjak keluar dari Gudang penyimpanan, tiba-tiba salah satu peti kotak kayu tersebut terjatuh pada saat kendaraan fork-lift akan menaruh ke tumpukan atas dari susunan peti yang ada. Peti kotak tersebut jatuh berantakan saat kami mendatangi kejadian, dan bersyukurnya tidak ada pegawai yang mengalami kecelakaan. Namun anggota tim audit D sempat memeriksa kondisi lembaran trip-lex tersebut. Beruntung lembaran tersebut tidak ada yang rusak, demikian pula lapisan lembaran trip-lex di sisi kiri dan kanan, hanya kayu peti kotak tersebut yang pecah berantakan.
(bersambung)...
Catatan : Kisah tersebut hanya rekaan penulis secara fiktif baik dari penokohan maupun tempat atau lokasi
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H