Sepi ini paling pedihÂ
Laksana belati menghujam berkali-kaliÂ
Tetes tangis jatuh yang menderu dalam ruang dan waktu
Menjelma malam yang paling sendu
Bagaimana membuang rasa rindu yang terus bergemuruh
Gemericiknya memenuhi jantung hatiku
Mengalir deras bagai aliran sungai
Merajai jiwaku tanpa usai
Mentari pagi tak mampu meredam rindu hatiku yang begulung-gulung
Menggapai sosok-sosok wajah tampan dan jelita.
Tak tergapai dengan lenganku untuk sebuah pelukan
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!