Mohon tunggu...
BUDIAMIN
BUDIAMIN Mohon Tunggu... Seniman - K5 ArtProject

Hanya debu yang diterbangkan angin

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Fajar di Tengah Kegelapan

1 September 2024   00:40 Diperbarui: 1 September 2024   00:47 25
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di tengah malam yang buta, 

iman kami berdiri 

seperti mercusuar 

di laut yang bergelora, 

menyulut harapan 

dari api yang hampir padam. 

Kami mengikat janji 

dengan benang cahaya 

yang terjuntai dari langit, 

mencoba menyusun mozaik 

dari pecahan kepercayaan, 

berharap bintang-bintang 

tak sekadar ilusi.

Di antara keraguan, 

kami melangkah 

seperti penjelajah 

di padang pasir, 

mencari oase 

di tengah kekeringan 

yang tak berujung. 

Iman kami adalah bayangan 

yang merayap di malam gelap, 

sebuah kisah yang diceritakan 

di antara ketidakpastian, 

seperti pesan yang dikirim 

melalui angin tanpa alamat.

Kami mendengar suara 

dari tempat yang jauh, 

dalam riuh kesunyian 

yang memeluk kami erat, 

seperti pelukan seorang ibu 

di tengah badai, 

mencoba menghangatkan 

hati yang beku. 

Di tengah kehampaan, 

iman kami bagaikan lampu 

yang terus menyala, 

meski terjaga oleh badai 

dan hujan deras. 

Kami menggenggamnya  

seperti cawan 

yang penuh dengan embun pagi, 

berharap pagi akan tiba 

dengan keajaiban yang tak terduga.

Saat fajar menyingsing, 

kami berdiri di ambang pintu 

menuju hari yang baru, 

mencoba mengukir 

keberanian dari jejak yang samar, 

dengan iman sebagai pelita 

yang menerangi jalan 

yang tak pernah kami kenal.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun