Mohon tunggu...
Bernard T. Wahyu Wiryanta
Bernard T. Wahyu Wiryanta Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Wildlife & Travel Photo Journalist

Wildlife & Travel Photo Journalist www.wildlifeindonesia.com

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno Artikel Utama

Blunder KKN UIN Walisongo Membuka Jalur Pendakian Gunung Prau via Kenjuran

18 Februari 2022   23:19 Diperbarui: 19 Februari 2022   07:39 28657
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Elang Bido di hutan Gunung Prau/Koleksi pribadi

Jadi jalur ini kemudian ditetapan sebagai Jalur Tradisional dan Jalur Konservasi. Hutan diatas Dusun Kenjuran ini akan dilindungi dan dilestarikan, akan ada upaya konservasi di sini.

Walaupun status hutannya di bawah pengelolaan Perum Perhutani, tapi masyarakat dan beberapa pegiat ingkungan di Kendal sepakat akan memperlakukan hutan Gunung Prau di wilayahnya dengan cara pandang dan pola pengelolaan konservasi.

Elang Bido di hutan Gunung Prau/Koleksi pribadi
Elang Bido di hutan Gunung Prau/Koleksi pribadi

Hasilnya cukup bagus, beberapa satwa liar dan endemik asih ditemui di hutan gunung Prau di atas Kenjuran. Tercatat ketika saya ke sana masih ada perjumpaan langsung dengan Elang Jawa (Nisateus bartelsi), Elang Bido (Spilornis cheela), Sigung Jawa (Mydaus javanensis), dan top predatornya macan tutul jawa (Panthera pardus melas).

Beberapa anggrek dan juga Carnivorous plant dari jenis Nepenthes gymnamphora juga masih bisa ditemui di hutan gunung Prau ini.

Ketika ada acara Indofest di Jakarta, dan saya menunjukkan foto hutan Gunung Prau di atas Kenjuran, 90% pengunjung tidak ada yang percaya bahwa itu Gunung Prau. Karena setahu mereka Gunung Prau tidak mempunyai hutan lebat.

Lagipula akses ke Gunung Prau via Kejuran ini sangat susah. Sukorejo adalah sebuah kota kecamatan kecil yang berada di tengah, dan serba nanggung aksesbilitasnya.

Belum lagi tidak ada angkutan umum dari Sukorejo ke Kenjuran. Setelah sampai Puncak Prau pun, orang akan malas membayangkan harus turun lagi ke Kenjuran, dari Kenjuran masih harus ke Sukorejo lagi, baru ada akses angkutan umum.

Sedangkan naik dari Patak Banteng hanya perlu waktu paling lama 3 jam, turunnya pun cuma 1 jam (kalau pendaki tidak ngantri dan jalurnya macet).

Koleksi pribadi
Koleksi pribadi
Mbah Basri, penduduk asli Dusu Kenjuran adalah peraih Kalpataru tingkat Propinsi di Jawa Tengah. Juga masuk Nominasi Pahlawan Untuk Indonesia yang diselenggarakan oleh MNC TV, juga banyak mendapat penghargaan lain. Semua penghargaan ini didapat Basri karena puluhan tahun mengabdi, menjaga hutan Gunung Prau di lereng wilayah Kendal, di atas Kenjuran itu tanpa digaji.

Basri sampai ditinggal istrinya karena nekat tetap menjaga Gunung Prau. Logika saya, tidak mungkin Basri sampai menyetujui meresmikan jalur pendakian gunung Prau via Kenjuran. Kecuali "Pendekar Lingkungan Dari Gunung Prau" ini terganggu jiwanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun