Syahril memamerkan kepada dunia kepiawaiannya mengoperasikan piranti lunak olah grafis melalui akun srdesignart. Karya-karyanya telah menjadi viral selama beberapa waktu.Â
Menunjukkan kemungkinan untuk membaurkan citra diri seseorang (siapapun) ke dalam citra diri orang lain yang sama sekali tak memiliki sangkut-paut nyata secara ruang dan tempo dengan dirinya. Membentuk citra baru. Sebuah ilusi. Nan indah. Dan menggelitik.
Photoshop, di tangan imajinatif Syafril, bisa membuat Obama mengecat dinding sesuai instruksi yang diberikannya di alam digital itu. Membuatnya bisa minta gendong Spiderman berayun di jaring laba-labanya. Dan nimbrung secara digital dalam sejumlah adegan film laga besutan sutradara Hollywood lainnya.Â
Juga menyedot jus bersama Christiano Ronaldo. Duduk di loteng tetangga untuk melakukan swafoto prewed bersama Cinta Laura Kiehl . Lalu membersamai Nissa Sabyan merayakan ultah yang ke-21. Dan seterusnya.
Setiap ilusi yang disajikan Safril memiliki daya paksa tinggi. Membuat sesiapa yang mengamatinya terperosok ke dalam dilema. Antara percaya dan tidak percaya bahwa citra yang sedang disaksikannya adalah tipuan mata belaka.
Pada akhirnya kebanyakan orang hanya mampu mengulum senyum. Terkekeh geli sendiri. Atau memuji. Tentu tetap ada beberapa yang bersikukuh memuaskan rasa iri dengan mengkritik atau memaki. Apapun bentuknya, semua itu sejatinya adalah ungkapan rasa hormat atas kesungguhan kerja yang telah ditunjukkan Syahril selama ini.
Mungkinkah Mendongkrak Daya Pikat Akun yang Baru Saja Lahir?
Boleh jadi ada yang baru terpikir untuk memulai. Atau ada yang telah memulai namun belum diseriusi. Dan lalu diam-diam bertanya. Mungkinkah mendongkrak daya pikat akun Instagram yang baru saja lahir?
Tentu saja. Akun-akun yang masih kinyis-kinyis, seperti misalnya akun forumparenting yang baru berisi 3 kiriman dengan 130 pengikut berikut ini, memiliki peluangnya sendiri untuk membuat jutaan orang antri menjadi penggemar setia. Nantinya. Jika diurus dengan benar, tentunya.
Pertanyaan intinya tentu saja adalah, andai memang ada jalan untuk membuat akun manusia lumrah menjadi selebgram, seperti apakah sebetulnya cara mengelola akun Instagram yang "benar" itu? Dengan kata lain, bagaimanakah cara melejitkan jumlah penggemar (follower) dari nol menuju ratusan, dari ratusan menuju ribuan, dan dari ribuan menuju jutaan?
Tanda tanya sebesar itu tentu mustahil dijawab dengan sepatah atau dua patah kata saja. Sebuah esai ringkas juga tak mungkin dipakai untuk mewadahi seluruh jawabannya. Namun tak perlu berkecil hati.Â
Di jagat internet telah bertebaran ribuan artikel dan para penerbit pun telah melansir ribuan buku. Â Untuk menjawab pertanyaan itu. Bahkan tulisan ini, dan serangkaian tulisan selanjutnya menyangkut tema ini, juga disusun demi menjawab pertanyaan tersebut.