Jakarta, 27 November 2024 -- Hidup di era digital memang asik banget, tapi buat Gen Z, ada dua masalah besar yang sering muncul: FOMO dan overthinking. Dua hal ini nggak cuma bikin pusing, tapi juga bisa mengganggu kesehatan mental, terutama di tengah derasnya konten media sosial yang nggak ada habisnya.
Kenapa FOMO Selalu Menghantui?
Pernah nggak sih, lagi scroll Instagram atau TikTok, terus ngeliat temen-temen lagi liburan, nonton konser, atau ngelakuin hal seru lainnya? Rasanya jadi kepikiran, "Kok gue nggak ada di situ? Apa hidup gue kurang seru ya?" Nah, itu dia FOMO.
"Setiap kali lihat teman-teman upload foto jalan-jalan atau hangout, gue suka kepikiran. Hidup gue ko monoton banget ya? Tiap hari begini mulu yang di lakuin, beda banget sama temen gue yang sering update kegiatan tiap harinya." Ujar Farah (19), Â seorang mahasiswa di Tangerang.
FOMO ini bikin banyak Gen Z jadi merasa ketinggalan momen-momen penting, padahal nggak semuanya relevan buat hidup mereka.
Overthinking, Sahabat Dekat FOMO
Kalau udah kena FOMO, biasanya overthinking ikut-ikutan datang. Ini tuh kebiasaan mikir sesuatu terlalu dalam sampai bikin stres sendiri. Misalnya, Gen Z suka mikir, "Keputusan gue tadi salah nggak ya? Nanti gue nyesel nggak ya karena nggak ikut?"
Menurut psikolog, media sosial jadi salah satu biang keladi. Semua orang cuma posting hal-hal keren, jadi yang lihat suka ngerasa hidupnya kurang. "Apa yang kalian lihat di media sosial itu nggak sepenuhnya nyata. Kebanyakan cuma highlight, bukan realita," kata seorang psikolog klinis.
Dampaknya Nggak Main-Main
FOMO dan overthinking nggak cuma bikin stres, tapi juga ngurangin produktivitas. Bayangin, waktu yang dipakai buat overthinking itu bisa banget dipakai buat ngelakuin hal yang lebih penting. Kalau dibiarkan, ini bisa jadi pola pikir yang bikin rugi diri sendiri.
"Gen Z sering merasa harus selalu hadir di setiap kesempatan, padahal nggak semua momen itu penting buat hidup mereka," tambah psikolog itu.
Gimana Cara Ngatasinya?
Untungnya, ada beberapa cara yang bisa bantu lepas dari FOMO dan overthinking.
1. Kurangin main media sosial. Coba deh, kurangi waktu buat scroll medsos. Fokus aja sama hal-hal di kehidupan nyata.
2. Latihan mindfulness. Meditasi atau fokus sama momen saat ini bisa bantu otak berhenti mikir berlebihan.
3. Ingat, media sosial itu ilusi. Apa yang kalian lihat di medsos itu nggak 100% real. Jadi, jangan terlalu bandingin hidup kalian sama orang lain.
4. Pilih apa yang penting. Nggak perlu hadir di semua acara atau ikut-ikutan tren. Pilih aja yang beneran sesuai sama kebutuhan kalian.
Kalau masalah ini udah parah banget sampai ganggu kesehatan mental, jangan ragu buat konsultasi ke psikolog atau konselor. Kadang, butuh bantuan profesional untuk keluar dari tekanan ini.
FOMO dan overthinking memang jadi tantangan besar buat Gen Z. Tapi dengan langkah kecil, kayak mengurangi media sosial dan lebih memprioritaskan kebahagiaan diri, kalian bisa hidup lebih tenang dan nggak lagi terjebak di drama dunia maya.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI