Mohon tunggu...
Muhammad Armand
Muhammad Armand Mohon Tunggu... Dosen - Universitas Sultan Hasanuddin

Penyuka Puisi-Kompasianer of The Year 2015

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Trauma Seksual? Ini Tawaran Solusinya

10 Maret 2015   08:45 Diperbarui: 17 Juni 2015   09:54 461
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Targetlah waktu penyembuhan, misalnya setahun bisa sembuh atau malah lebih singkat dari itu. Password-nya, mengalihkan perhatian, lagi dan lagi, hingga perhatian ke area sadisnya pelecehan seksual, dikalahkan oleh deretan perhatian lain. Seterusnya, pengalihan perhatian itu menjadi kokoh, meraksasa dan tiada celah lagi untuk diruntuhkan akan kasus pemerkosaan, silam. Teknik lain adalah terapi penenang, walau itu hanyalah berhubungan dengan persarafan, bukan kejiwaan. 'Kesakitan' saraf hanyalah efek turbulensi jiwa, maka akar kesakitan itulah yang wajib di-treatment. Penyakit pemerkosaan adalah penyakit anti sosial, terapinya itu adalah sosialisasi, bergaul dan tak menutup diri untuk selama mungkin^^^

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun