Kritikus sosiologis dapat mengkaji hubungan antara pengarang sebagai individu atau tipe dikaitkan dengan keadaan yang khas dari era kultural tempat pengarang/para pengarang itu hidup dan menulis; hubungan antara karya sastra dengan masyarakat yang digambarkannya.
Wellek tampak lebih memberi kemungkinan telaah yang lebih luas wilayahnya. Menurut keduanya telaah sosiologis terhadap karya sastra dapat berupa:
- sosiologi pengarang yang memasalahkan status sosial, ideologi sosial, dan lain-lain yang menyangkut diri pengarang sebagai pencipta sastra;
- sosiologi karya sastra yang memasalahkan karya sastra itu sendiri, yang menjadi pokok kajiannya ialah apa yang tersirat dalam karya sastra dan apa yang menjadi tujuannya;
- sosiologi sastra yang memasalahkan pembaca dan pengaruh sosial karya sastra (Damono, 1978:3).
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI