JNE sendiri telah memiliki 56 titik pelayanan di Balikpapan dan berkomitmen untuk menjalankan strategi dalam pendistribusian.
JNE juga terus mengembangkan kapabilitas perusahaan seperti infrastruktur, jaringan dan IT, agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan setia termasuk para UKM serta IKM yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian.
"Salah satu inovasi pelayanan JNE terutama di ibukota yang kebanyakan warganya tinggal di apartemen di mana sering terjadi, saat menerima barang dari kurir JNE, asisten rumah tangga (ART) kerap menggunakan nama alias"
Pemilik apartemen sering protes dan mengaku tidak punya ART yang namanya sesuai di slip penerimaan barang.
Untuk menyikapi hal ini, JNE mengadakan terobosan dengan menggunakan gawai digital yang memungkinkan penerima kurir harus bersedia menyerahkan KTP dan tanda tangan digital.
Lebih lanjut, Mayland menambahkan, wujud nyata JNE menawarkan solusi utuk para wirausahawan terutama untuk medukung UMKM di Balikpapan adalah dengan produk layanan Intracity 4 jam serta Intracity COD untuk paket-paket dari dan tujuan di dalam kota.
Ada juga JTR (JNE Trucking) yang dapat meminimalisasi biaya pengiriman untuk seluruh paket dengan berat minimum 10kg.
"Harga paket 10kg dari Balikpapan tujuan Jakarta dengan JNE regular Rp 270ribu, maka dengan JTR harga bisa ditekan menjadi Rp 115ribu"
Intinya adalah, semua pelayanan JNE kudu sesuai dengan motto connecting happiness, selain menghubungkan juga berbagi kebahagiaan.
Acara Kopiwriting dilanjutkan pemberian plakat dari JNE selaku tuan rumah kepada ibu Doortje dan mba Dahlia dan pengundian doorprize!
Salah seorang kompasianer, mba Walrina beruntung mendapatkan voucher belanja sedangkan pemenang lainnya diborong oleh awak media.