Mohon tunggu...
Ani Wulaningsih
Ani Wulaningsih Mohon Tunggu... Guru - Guru

Kepribadian saya ceria

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Best Practise: Layanan Bimbingan Kelompok dengan Metode Sosiodrama

4 Desember 2022   12:20 Diperbarui: 4 Desember 2022   12:21 309
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) 

 

Lokasi                                     : SMP Negeri 2 Baki

Lingkup Pendidikan               : Sekolah Menengah Pertama

Tujuan yang ingin dicapai        :

"Layanan bimbingan kelompok dengan metode Sosiodrama untuk meningkatkan interaksi pergaulan dengan teman sebaya pada kelas VII F SMP Negeri 2 Baki"

Penulis                                    : Ani Wulaningsih, S.Pd.

Tanggal                                   : 4 Desember 2022

Situasi                                                 

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa layanan ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

Saya Ani Wulaningsih, S.Pd. sebagai Guru BK yang mengajar di SMP Negeri 2 Baki, Kabupaten Sukoharjo pada kelas VII F. Pada saat saya masuk ke salah satu kelas VII F yang terdiri dari 32 siswa, ada beberapa siswa yang sulit berinteraksi dengan temannya. Setelah diobservasi dan wawancara ternyata beberapa siswa tersebut mengalami kesulitan dalam pergaulan dengan temannya. Gejala yang timbul adalah pendiam, jarang ngobrol dengan temannya dan cenderung menghindarinya. Kemudian saya berikan angket untuk mengetahui apakah siswa -- siswa tersebut benar -- benar kurang berinteraksi dengan temannya. Ternyata benar mereka banyak memilih poin -- poin yang menyatakan bahwa siswa -- siswa tersebut memang benar kurang berinteraksi dengan temannya

Karena ada 8 siswa yang mengalami kesulitan berinteraksi akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok dengan metode Sosiodrama. Tujuan menggunakan metode Sosiodrama agar siswa bisa lebih berinteraksi dalam pergaulan dengan teman sebaya.

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat

Tantangan yang saya rasakan adalah siswa agak kesulitan dalam membuat script drama, dan kesulitan menghafal dialog drama. Yang terlibat adalah siswa yang memiliki interaksi pergaulan yang rendah, teman sejawat, wali kelas, guru mapel dan kepala sekolah

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

Pada waktu pelaksanaan siswa terlihat antusias dalam mengikuti bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama. Siswa dibagi menjadi 2 kelompok, dalam satu kelompok terdiri dari 4 siswa, yang nanti 3 siswa akan memerankan peran masing -- masing dan yang 1 sebagai penilai dan pengamat. Kegiatan bimbingan kelompok dimulai dengan membuat script dan setelah itu mereka membagi peran, dan mempelajari script tersebut.

Pada hari pelaksanaan sosiodrama, siswa terlihat gugup karena akan memerankan peran yang mungkin bukan karakter mereka. Pada saat bermain peran, siswa melakukan perannya masing -- masing, mereka sangat bersemangat. Setelah 2 kelompok memerankan sosiodrama, pengamat akan memberikan komentarnya. Sebagai Guru BK, saya sangat kagum dengan yang mereka lakukan.

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

Akhirnya, pelaksanaan sosiodrama selesai. Ada LKPD dan Evaluasi hasil yang harus mereka isi, tujuannya adalah seberapa paham tentang apa yang mereka lakukan tadi. Setelah mengisi LKPD dan Evaluasi Hasil, Guru BK juga mengisi Evaluasi Proses. Evaluasi Proses menunjukkan para siswa sangat antusias dengan bimbingan kelompok ini. Guru BK akan mengevaluasi keberhasilan layanan dengan dilanjutkan pengamatan dikelas, apakah siswa sudah lebih berinteraksi dengan temannya atau tidak. Beberapa kali dilakukan pengamatan ternyata diantara 8 siswa yang diberikan layanan, ada 6 siswa yang sudah mulai mau bergaul dengan teman sebayanya.

Hasil dari layanan bimbingan kelompok dengan metode Sosiodrama yang saya berikan kepada 8 siswa yang kesulitan berinteraksi dengan temen sebayanya menunjukkan bahwa dengan layanan bimbingan kelompok dengan metode Sosiodrama efektif dalam meningkatkan interaksi pergaulan  dengan teman sebaya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun