Mohon tunggu...
Aninditya Suciati
Aninditya Suciati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Uin Walisongo

Just a dreamer

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Kembangkan Kelurahan Layak Anak Selama Masa Pandemi Covid-19

15 November 2021   21:35 Diperbarui: 15 November 2021   21:37 143
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar 1. Pengisian Jadwal Hadir Pada Sosialisai Kelurahan Layak Anak (Dokpri)

Dalam sosialisai tersebut pihak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kecamatan Mijen yang bertugas sebagai pemateri mengingatkan kepada pihak aparat desa dan seluruh warga yang hadir untuk dapat memenuhi 10 hak anak berikut ini :

  1. Hak untuk bermain
  2. Hak untuk mendapat pendidikan
  3. Hak untuk mendapat perlindungan
  4. Hak untuk mendapat nama (identitas)
  5. Hak untuk mendapat status kebangsaan
  6. Hak untuk mendapat makanan
  7. Hak untuk mendapat akses kesehatan
  8. Hak untuk mendapat rekreasi
  9. Hak untuk mendapat kesamaan
  10. Hak untuk berperan dalam pengambilan keputusan

Gambar 2. Foto Kegiatan Sosialisasi Kelurahan Layak Anak (Dokpri)
Gambar 2. Foto Kegiatan Sosialisasi Kelurahan Layak Anak (Dokpri)
Kelurahan Jatibarang banyak memiliki potensi kedepannya untuk menjadi kelurahan yang layak anak dengan dimulainya sosialisasi layak ini menjembatani kelurahan Jatibarang menjadi keluarahan layak anak. 

Tidak hanya sosialisasi layak anak saja yang dilakukan oleh keluarahan jatibarang salah satu kegiatan lainnya yaitu posyandu yang dimana itu berarti kelurahan tetap aktif berperan dalam melindungi anak-anak. Kekerasan ini tidak hanya terjadi di kota, di desa-desa juga banyak terjadi. Keluarga dan desa adalah lingkungan pertama dimana anak lahir, tumbuh dan berkembang. 

Oleh karena itu lingkungan keluarga, sekolah serta desa perlu menyadari arti penting upaya memberi perlindungan terhadap anak, sebagai salah satu langkah memutuskan mata rantai kekerasan terhadap anak. Melihat keadaan yang demikian maka diperlukan tindakan dan kerjasama untuk dapat meminimalisir kasus kekerasan pada anak, salah satunya dengan merealisasikan desa layak anak. 

Sejalan dengan upaya memperluas cakupan wilayah Kelurahan Layak Anak melalui cara replikasi Kelurahan Layak Anak ke desa/kelurahan yang lain, sudah saatnya dikembangkan hingga ke wilayah ke RT/RW, tokoh agama, di wilayah desa setempat. 

Hal ini penting karena sasaran akhir dari kebijakan DLA adalah keluarga, sehingga makin cepat masyarakat merasakan manfaat dan mau aktif berpartisipasi dalam pengembangan lingkungan dan kawasan tempat tinggal mereka menjadi layak bagi anak makin baik. Untuk itu, pengembangan DLA harus terus dilanjutkan guna meningkatkan perhatian pemerintah daerah dalam pemenuhan hak-hak anak

 Editor : Aninditya Suciati

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun