Menurut dari Kazdim (2019), untuk penerapan teknik hukuman bagi perilaku siswa yang melanggar aturan sekolah memang diperlukan atau diperbolehkan. Akan tetapi, terdapat 2 hal yang penting untuk mempertimbangkan penggunaan teknik hukuman yaitu pertama, adanya peritiwa yang tidak menyenangkan dengan mendapatkan hukuman ringan maka mampu penekanan perilaku apabila penguatan juga tersedia untuk mengarah respons positif. Kedua, hukuman juga mengajarkan dan melatih siswanya mengenai apa yang tidak perlu dilakukan daripada apa yang perlu dilakukan. Namun, penting untuk diingat bahwa jika terlalu sering memberikan imbalan dapat menyebabkan ketergantungan pada imbalan tersebut. Oleh karena itu, perlu ada keseimbangan dalam memberikan imbalan dan hukuman untuk mencapai perubahan perilaku yang diinginkan.
Disisi lain, ternyata teori pengkondisian operan ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk kelebihan teori ini berupa adanya pembentukan situasi lingkungan yang baik dan nyaman. Sehingga secara perlahan dapat meminimalisir terjadinya kesalahan. Seperti pada konsep teori Skinner sebelumnya bahwa terdapat penguatan yang berfungsi sebagai motivasi bagi guru dan siswa untuk dapat berperilaku yang benar. Dan untuk kekurangan teori ini,yaitu penggunaan hukuman yang salah. Jadi, hukuman ini juga bukanlah suatu cara untuk mendisiplinkan siswa. Menurut Skinner, hukuman yang baik yaitu hukuman yang dapat dirasakan oleh siswa atas akibat dari perbuatannya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H