Asian Games merupakan ajang kompetisi olahraga multi event yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali dan menjadi tuan rumah penyelenggaraan olahraga terbesar di Asia sudah pasti bukan pekerjaan mudah, tetapi mandat menjadi tuan rumah Asian Games juga adalah hal membanggakan bagi suatu bangsa dan negara.Â
Pada tahun 2014, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk Asian Games 2018, dan penunjukkan ini merupakan kedua kalinya setelah Asian Games 1962. Kebanggaan dan euforia, itulah perasaan bagi bangsa Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games baik 1962 maupun 2018.
Asian Games 1962
Sedikit meninjau sejarah, persiapan Asian Games 1962 dimulai ketika Indonesia ditunjuk menjadi penyelenggara melalui hasil sidang Dewan Federasi Asian Games pada tanggal 23 Mei 1958 di Jepang. Di kala itu Indonesia sebagai sebuah negara yang baru sekitar 13 tahun merdeka dan sedang berjuang untuk membangun harus bekerja keras untuk menyelenggarakan sebuah event besar.
Presiden Sukarno sebagai kepala negara ingin  menjadikan Asian Games 1962 sebagai pembuktian bahwa Indonesia mampu berperan dalam kancah internasional, mengingat persiapan untuk menyelenggarakan event ini membutuhkan banyak dukungan infrastruktur.Â
Maka berbagai proyek besar dimulai, dan hasilnya sampai saat ini masih dinikmati oleh bangsa Indonesia, seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno, Hotel Indonesia dan Televisi Republik Indonesia.

Momentum Asian Games 2018
Selepas Asian Games Incheon 2014 di Korea Selatan, insan olahraga di benua Asia tertuju kepada Indonesia, mandat penyelenggaraan secara resmi diemban oleh Indonesia sejak 4 tahun silam. Dengan demikian Indonesia memiliki kesempatan untuk kembali membuktikan diri sebagai sebuah negara besar yang mampu menyelenggarakan sebuah event bergengsi.Â
Momentum ini adalah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk menegaskan bahwa posisinya setara dengan negara-negara maju di Asia. Di kawasan Asia Tenggara, selain Indonesia tercatat baru 2 negara lain yang menjadi tuan rumah Asian Games, yaitu Thailand dan Filipina.
 Pada rapat terbatas Asian Games tanggal 18 April 2017, Presiden Joko Widodo mengatakan, "Saya ingin agar momentum Asian Games 2018 ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kepentingan bangsa. Jangan berpikir bahwa itu semua dibangun hanya untuk Asian Games semata. Kita membangun infrastruktur itu juga untuk kepentingan kemajuan bangsa kita di masa depan."

Ketika Indonesia sedang gencar membangun berbagai infrastruktur, proyek Asian Games nampaknya searah dengan visi dan misi pemerintah. Jika Asian Games 1962 memberikan banyak warisan yang masih digunakan oleh masyarakat sampai saat ini, demikian juga diharapkan berbagai infrastruktur yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 akan menjadi penyokong pergerakan ekonomi Indonesia.
Manfaat Ekonomi Asian Games 2018
Akan banyak rombongan kontingen atlet dan juga pendukung dari berbagai negara Asia hadir ke Indonesia selama penyelenggaraan Asian Games 2018. Artinya adalah dalam jangka pendek akan ada manfaat ekonomi yang dirasakan dari sektor pariwisata dan UMKM. Jakarta dan Palembang sebagai kota penyelenggara akan didatangi banyak orang. Sektor usaha seperti hotel, makanan serta suvenir memiliki peluang meraih keuntungan.
Erick Thohir selaku Ketua INASGOC menyampaikan bahwa penyelenggaraan Asian Games berdampak positif bagi sektor UMKM, karena berbagai suvenir dan aksesoris resmi Asian Games 2018 ternyata menggandeng pengusaha UMKM di daerah untuk membuat aneka macam pernak-pernik bagi turis. Dan dalam beberapa bulan terakhir pesanan untuk memproduksi suvenir tersebut meningkat, sehingga dapat membuka lapangan kerja.
Seperti halnya Asian Games 1962, dalam jangka panjang manfaat dari berbagai infrastruktur dan fasilitas yang dibangun untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 dapat menjadi sarana pendukung bagi masyarakat, seperti halnya Light Rapid Transit (LRT), wisma atlet.

 Dengan demikian, Asian Games 2018 memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang, melalui peningkatkan sektor pariwisata, rnenciptakan lapangan kerja, dan mendorong pengembangan kota melalui pembangunan infrastruktur fasilitas olahraga.
Inspirasi Asian Games Bagi Generasi Muda
Sebagai perhelatan akbar multi event, Asian Games 2018 menjadi ajang bagi atlet di benua Asia untuk mengejar prestasi. Mereka akan berupaya secara maksimal untuk mencapai hasil terbaik. Tak terkecuali bagi atlet Indonesia.
Kebanggan sebagai seorang atlet adalah menjadi juara di sebuah ajang kompetisi olahraga. Terlebih meraih medali di ajang Asian Games, tentunya menjadi kebanggaan bukan hanya bagi atlet itu sendiri melainkan menjadi kebanggaan bagi seluruh bangsa di suatu negara.Â
Jika ada atlet Indonesia yang mampu meraih medali emas di ajang Asian Games, suka cita akan senantiasa dirasakan seluruh masyarakat di Indonesia. Ketika lagu kebangsaan "Indonesia Raya" berkumandang dan bendera Merah Putih berkibar, tentunya kita akan hanyut dalam rasa bangga dan bahagia. Tetes keringat hasil kerja keras dari pembinaan dan latihan membuahkan hasil berupa prestasi di kancah internasional, nama Indonesia disebut dan dikenal oleh banyak pihak.

Bukan hal mustahil anak-anak yang menyaksikan perhelatan Asian Games 2018 ini kelak akan menjadi wakil Indonesia di ajang serupa pada masa depan, bahkan bisa jadi menjadi bagian dari kontingen di ajang lebih besar seperti halnya Olimpiade. Tak dapat disangkal bahwa inspirasi untuk menjadi atlet merupakan hal sangat positif, namun inspirasi untuk berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia juga dapat diraih dari berbagai bidang seperti halnya pendidikan dan ilmu pengetahuan, karir profesional, tetapi inspirasi dari Asian Games dapat menjadi dorongan bagi banyak pihak untuk meningkatkan kualitas diri dan pribadinya.
Indonesia Bersatu dan Maju
Olahraga adalah sebuah budaya universal yang dapat mempersatukan elemen bangsa Indonesia. Sejarah mencatat bahwa perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan untuk menggapai kemerdekaan juga ditempuh melalui olahraga. Hal ini dikarenakan semangat olahraga adalah kebersamaan dan sportivitas.
Dalam olahraga seorang atlet tidak dapat berjuang sendirian, atlet membutuhkan rekan baik pelatih, tim medis maupun rekan berlatih. Olahraga juga menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai ini yang dibutuhkan Indonesia untuk menjadi sebuah bangsa yang maju.

***
Energy of Asia. Merupakan tema Asian Games 2018 Jakarta -- Palembang. Indonesia sebagai negara tuan rumah akan membuktikan bahwa Indonesia dapat menyelenggarakan perhelatan ini dengan baik. Tentunya kita semua yakin akan hal itu. Karena Indonesia memiliki kemampuan dan diperhitungkan di benua Asia. Sudah saatnya hal itu kita tegaskan dan buktikan lagi. Asian Games 2018 Energy of Asia. Energi dari Indonesia. Salam Indonesia!
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI