Augmented Reality sendiri adalah teknologi yang memproyeksikan secara nyata suatu objek. Sehingga dalam pembelajaran biologi terutama pada materi yang cukup abstrak jika hanya dibayangkan, adanya teknologi Augmented Reality ini sangat membantu guru dan siswa dalam memahami materi.Â
Terlihat dari begitu antusiasnya para siswa belajar tentang teknologi baru bagi mereka, yang mana mereka dapat melihat dan menangkap objek biologi yang abstrak menjadi lebih real atau nyata, sehingga ini cukup dapat menjadi dorongan mereka dalam belajar biologi.
Media pembelajaran digital dan juga teknologi berperan penting dalam meningkatkan efektivitas, keterlibatan, serta fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Dengan penggunaan berbagai format, seperti gambar, video, teks, animasi dan lainnya siswa menjadi lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran. Bahkan, teknologi juga memungkinkan untuk akses sumber daya pendidikan global serta kolaborasi dengan individu di seluruh dunia.Â
Berdasarkan pembelajaran inovatif yang kami terapkan, kami melihat bahwa siswa menjadi lebih aktif karena mereka terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.Â
Selain itu, keterampilan berpikir kritis, komunikasi dan juga kolaborasi ikut meningkat dengan adanya penerapan pembelajaran yang berbasis teknologi. Sejatinya, belajar tidak harus melulu dengan duduk di kelas, membaca buku atau mendengarkan penjelasan dari guru. Proses pembelajaran dapat lebih diinovasikan menjadi pembelajaran yang tidak membosankan namun tetap bermakna, sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan maksimal.
Secara keseluruhan, dengan adanya penerapan pembelajaran berbasis teknologi sangat berdampak positif bagi pendidikan. Hal ini dapat dilihat bahwa teknologi berkaitan dengan proses peningkatan pembelajaran, memperkaya pengalaman siswa dan guru, serta membantu persiapan siswa untuk menghadapi dunia digitalisasi yang semakin berkembang pesat. Namun, perlu diingat bahwa penerapan pembelajaran berbasis teknologi juga perlu dikelola dengan bijak.Â
Dimana, guru harus memastikan bahwa penggunaan teknologi tidak menggantikan peran mereka sebagai fasilitator pembelajaran dan  tujuan pembelajaran tetap menjadi fokus utama dalam proses ketercapaian pembelajaran.Â
Selain itu, juga perlu ditekankan akan pentingnya literasi digital serta kesadaran akan etika dalam penggunaan teknologi. Kami berharap kedepannya akan banyak guru diluar sana yang menerapkan dan mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi menjadi lebih inovatif lagi.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H