Sebagaimana dalam kebiasaan warga lokal selama ini, kalau sudah merebus ubi apa saja termasuk ubi talas, salah satu anggota keluarga dari rumah itu secara spontan mengundang semua para tetangga terdekat untuk bersama-sama menikmati ubi rebus tersebut dengan kopi hitam khas Manggarai sambil bercerita dan bercengkrama ria tentang apa saja.
Selain itu juga, ubi talas ini pun selalu menjadi camilan pokok ketika sedang mengolah kebun atau pekerjaan kolektif lainnya di kampung. Ia selalu dihidangkan bersama dengan jenis ubi lainnya ataupun dengan pisang rebus dan lain sebagainya.
Belakang ini, semenjak industri wisata mulai merambah ke desa-desa yang melahirkan beberapa desa wisata, tak ayal ubi talas pun mulai digemari oleh para pelaku wisata untuk dijadikan camilan berupa kripik talas dan kue talas bagi para tamu wisata yang berkunjung.
Begitulah kira-kira ihwal keladi atau ubi talas dalam kesehariannya dengan warga lokal.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H