Mohon tunggu...
Al Husnati Janah
Al Husnati Janah Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswi Prodi Akuntansi Syariah FEBI UIN Sutha Jambi

-

Selanjutnya

Tutup

Financial

Sejarah Akuntansi Syariah dan Kontroversinya

3 September 2020   13:14 Diperbarui: 8 September 2020   20:25 3922
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

Rasulullah SAW juga mendidik secara khusus para sahabat yang menangani pencatatan keuangan dan mereka diberi sebutan khusus yaitu Hafazhatul Amwal (pengawas keuangan). Perkembangan Baitulmaal terus menerus berlangsung sampai pada jaman Khulafaur rasyidin. Baitulmaal mengalami kemajuan yang pesat pada pemerintahan khalifah Ali bin Abi Thalib dimana pada masa kepemimpinan beliau telah ditemukan istilah surplus.

b. Perkembangan Akuntansi syariah pada zaman Khilafah Bani Umayah.

Pendiri khilafah bani Umayah yakni Mua'wiyah bin Abu Sufyan yang berkuasa dari tahun 661-750 M. Pada masa daulah Bani Umayah, terutama pada masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz. Pada masa pemerintahannya, akuntansi telah diklasifikasikan pada beberapa spesialisasi yakni, akuntansi peternakan, akuntansi pertanian, akuntansi bendahara, akuntansi mata uang, akuntansi konstruksi, dan adanya pemeriksaan buku atau yang sekarang kita kenal dengan istilah auditing. Sistem pembukuan telah menggunakan model buku besar yang meliputi; Jaridah Al-Kharaj (pembukuan peiutang pemerintah terhadap individu), Jaridah An-Nafaqaat (juranal pengeluaran), Jaridah Al-Maal (jurbal dana), dan Jaridah Al-Musadareen (jurnal yang digunakan untuk mencatat penerimaan denda, termasuk denda para koruptor).

c. Perkembangan Akuntansi Syariah pada zaman Khilafah Bani Abbasiyah. 

Perkembangan sektor pertambangan dan perdagangan melalui pelabuhan Basrah pada masa bani abbasiyah menjadi alasan semakin majunya sisten pencatatan akuntansi yang dipakai. Hal ini dapat dilihat dari masyarakat islam yang telah menggunakan 12 buku akuntansi khusus, diantaranya; Daftarun nafaqat (buku pengekuaran), Daftarun Nafaqat wal Iradat (buku pengeluaran dan pemasukan), Daftar Amwalil Mushadarah (Buku harta sitaan). Selain itu, karya tulis berupa manuskrip milik Abdullah bin Muhammad bin Kayah al Mazindarani juga menjadi bukti bahwa umat islam telah jauh lebih dulu mengenal akuntansi sebelum munculnya buku Pacioli. Manuskrip ini ditulis pada tahun 765 H/1363 M dan disimpan di perpustakaan Sultan Sulaiman Al-Qanuni di Istambul, Turki.

d. Perkembangan Akuntansi Syariah pada zaman Khilafah Ustmaniyah.

Pada masa Khilafah Ustmaniyah yang berlangsung dari tahun 1258-1924 M, Umat Islam telah mengenal laporan keuangan tingkat tinggi. Diantara laporan keuangan yang terkenal di negara Islam pada masa itu adalah Al-Khitamah dan Al-Khitamatul Jami'ah. Al-Khitamah merupakan laporan keuangan yang dibuat pada setiap akhir bulan (bulanan). Laporan keuangan ini berisi pemasukan dan pengeluaran yang telah dikelompokkan sesuai jenisnya, disamping memuat saldo bulanan. Sedangkan Al-Khitamatul Jami'ah adalah laporan keuangan yang dibuat oleh seorang akuntan untuk diberikan kepada orang yang memiliki jabatan lebih tinggi.

Pemahaman bahwa akuntansi pertama kali dikembangkan di Italia oleh Lucas Pacioli (1494) dan dianggap sebagai bapak akuntansi modern telah mendarah daging. Hilangnya periode peradaban Islam dalam runtutan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan versi barat telah menutupi (secara disengaja maupun tidak disengaja) sumbangan Islam atas perkembangan ilmu pengetahuan di Dunia. Padahal dari penjabaran diperkembangan akuntansi syariah diatas, yakni dimulai dari zaman Rasulullah SAW sampai pada masa khilafah Ustmaniyah dapat disimpulkan bahwa umat Islam telah mengenal terlebih dahulu akuntansi yang menyebabkan banyaknya para ahli yang berani mengemukakan pendapat demikian. dari bukti-bukti yang ada dapat kita simpulkan juga bahwasannya sistem akuntansi syariah lebih dahulu ada dibandingkan sistem akuntansi konvensional. Sudah seharusnya kita sebagai umat Islam mengetahui hal ini, apalagi saat ini sistem keuangan syariah telah diakui dunia sebagai sistem keuangan yang paling baik karena mengutamakan kemaslahatan banyak orang bukan hanya mengutamakan keuntungan pribadi saja. 

Sekian, maaf apabila terdapat kekuarangan dan kesalahan. Wassalamua'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Daftar pustaka

Khaddafi, Muammar. dkk.2016. Akuntansi Syariah (Meletakkan nilai-nilai Syariah dalam Ilmu Akuntansi). Medan: Madenatera

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun