Mohon tunggu...
Alfira Fembriant
Alfira Fembriant Mohon Tunggu... Lainnya - Instagram : @Alfira_2808

Direktur Musik, Penyiar Radio

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Apakah Menjadi Penyiar Radio Harus Cerewet?

15 November 2022   07:57 Diperbarui: 15 November 2022   11:03 1397
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Penyiar Radio (document pribadi)

Apakah menjadi penyiar radio harus cerewet?

Jawabannya bisa iya, bisa juga tidak!

Tergantung dari segmen radio arahnya ke mana. Karena segmen radio itu banyak, seperti khusus ditujukan pada anak muda atau ditujukan orang dewasa, atau ditujukan untuk mencerdaskan bangsa (news) dengan informasi-informasi yang disampaikan, dan lain sebagainya.

Penyiar radio diharuskan mempunyai karakter cerewet, yaitu kebanyakan segmen radio anak muda. Radio yang diperuntukkan untuk anak muda, ciri-cirinya bisa dilihat dari program acaranya. Seperti program acara musik yang mengikuti perkembangan anak muda pada masanya.

Contoh anak muda zaman sekarang suka mendengarkan musik EDM, pop, rock, dan lain sebagainya. Dari beberapa genre musik tersebut juga lagunya pilihan dengan penyiar radionya yang cerewet. Bukan hanya cerewet, melainkan penyiar radio anak muda juga harus gaul untuk mengikuti perkembangan zaman.

Dan bukan itu saja, penyiar radio anak muda juga sedikit banyak harus punya banyak pengalaman dalam percintaan (bukan syarat utama). Soalnya bocoran aja nih, anak muda tuh sukanya curhat-curhat melulu di radio. Jadi penyiar radio anak muda semacam dewa/dewi cinta juga. hehehe

Sementara untuk radio yang segmen ke orang dewasa, biasanya all segmen. Dikatakan all segmen, karena semua musik atau program/acaranya menjangkau banyak usia yaitu tidak fokus ke anak muda, melainkan dari anak muda hingga orang dewasa.

Contoh radio all segmen jika dilihat dari program/acaranya, yaitu ada musik dangdut, campursari, keroncong, bollywood, hingga pop, rock, dan lain sebagainya.

Nah, ketika kita menemukan radio yang all segmen seperti ini biasanya lebih menarik, karena dapat menjangkau berbagai kalangan dari pagi sampai malam program/acaranya berbeda hingga dapat dinikmati semua usia secara bergantian di jam-jam tertentu.

Kalau radio all segmen seperti ini, cenderung jam prime time (08.00 -- 16.00 WIB) itu acaranya orang dewasa. Sementara jam sore-malam (16.00 -- 22.00 WIB) acaranya anak muda. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dalam keseharian para pendengar radio.

Radio all segmen tidak diharuskan mempunyai para penyiar yang cerewet, yaitu 70% sebaliknya dari radio khusus anak muda. 

Radio all segmen kebanyakan diperuntukkan pada orang dewasa dengan program/acaranya. Sehingga kebutuhan penyiar radio tersebut lebih kalem dengan sopan santunnya pada orang dewasa.

Ibaratnya radio anak muda dan radio all segmen hampir sama, yaitu untuk menghibur para pendengar. Hanya dari cara dan kriteria siaran saja yang berbeda, karena audiens/pendengarnya juga berbeda.

Sedangkan radio yang fokus pada berita (news), kebanyakan radio milik pemerintah yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. 

Radio yang fokus pada penyampain banyak informasi-informasi umum seperti ini tidak dibutuhkan penyiar yang cerewet, melainkan penyiar yang smart (cerdas) lebih diutamakan.

Dibutuhkan penyiar yang smart untuk radio milik pemerintah, disebabkan banyaknya talkshow dengan narasumber, live report, dan lain sebagainya, dan bukan orang sembarangan untuk menghadapi berbagai situasi tersebut. Sehingga kriteria cerewet dalam radio yang fokus pada news seperti ini, hampir tidak dibutuhkan.

Dan sebenarnya meski radio yang segmen anak muda dan all segmen (orang dewasa) juga sama tetap dibutuhkan penyiar yang smart. Hanya radio yang fokus pada news lebih diutamakan kecerdasan penyiarnya.

*

Sehingga, kesimpulan yang dapat saya sampaikan mengenai hal sesuai judul, apakah penyiar radio itu harus cerewet?

Jawabannya no alias tidak, lihat dulu segmen radionya apa. Kalau radio anak muda, biasanya memang dibutuhkan penyiar yang cerewet. Sementara radio all segmen (orang dewasa) tidak harus penyiar yang cerewet, melainkan lebih luwes saja dalam pembawaan acara. Sedangkan radio yang fokus pada news tidak dibutuhkan penyiar yang cerewet, melainkan penyiar yang smart.

So, meski Kompasianer gak cerewet, tetep berpeluang kok jadi penyiar radio. Sesuaikan saja dengan kemampuan dan temukan segmen radio yang tepat dengan karaktermu.

Selengkapnya penjelasan saya dapat dilihat video di bawah ini:


Semoga bermanfaat :)

Salam, @Alfira_2808

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun