BAB IÂ
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seperti yang diketahui bahwa AS merupakan negara adidaya dengan tingkat perekonomian yang pesat. Perekonomian AS yang ditunjang oleh sektor industri justru membutuhkan sumber daya alam berupa bahan mentah dan kemudian diolah  menjadi barang jadi.
Dalam upaya menunjang industrinya, AS bekerjasama dengan negara lain sebagai supplier akan kebutuhan sumberdaya alam tersebut. Salah satu kerjasama yang dilakukan AS dengan negara regional nya yaitu dengan negara Meksiko dan Kanada pada 1 Januari 1994 dengan sebuah kerjasama yang disebut dengan NAFTA (North Americn Free Trade Agreement).[1] Dimana perjanjian tersebut fokus terhadap aktifitas perdagangan antar negara anggota NAFTA tanpa dikenakan tarif.Â
Dinamika hubungan AS dan Kanada tidak berjalan dengan lancar, terdapat sengketa antara AS dan Kanada. Pemberlakuan tarif terhadap besi dan aluminium dari Kanada dan Meksiko sebagaimana yang telah di cetuskan oleh Presiden Donald Trump pada 8 Maret 2018 yang dianggap dapat mengancam keamanan nasional AS, dengan kebijakan tersebut mendorong Kanada untuk membalas kebijakan tarif terhadap produk hasil panen AS terhadap Kanada.
Hal tersebut berdampak kepada kinerja sektor pertanian AS, akhirnya AS memutuskan untuk menghapus kebijakan tarif impor baja dan aluminium kepada Kanada pada bulan Mei 2019. Artikel ini membahas apa saja alasan AS melakukan penghapusan kebijakan tarif impor baja dan aluminium terhadap Kanada.
Karena kebijakan tarif impor baja dan aluminium awalnya ditangguhkan untuk mempertahankan keamanan nasional AS yang diaggap dapat mengancam keamanan nasional AS dengan adanya impor baja dan aluminium dari Kanada.[2]
B. Kerangka TeoriÂ
Perspektif liberalisme, teori liberalisme interdependensi dan konsep kebijakan luar negeri  menjadi alat untuk membantu analisis dalam kebiijakan AS menghapus tarif impor baja dan aluminium terhadap Kanada. Dimana perspektif liberalisme menekankan asumsinya cenderung berbuat melakukann cara-cara kooperatif dalam menyelesaikan masalah, kemudian teori liberal interdependensi yang terfokus pada Perdagangan Internasional.
Negara-negara industrialis cenderung lebih mementingkan kerjasama mengenai sumber-sumber yang mampu diolah secara bersama-sama dalam mencapai sebuah kesejahteraan.[3] Menjelaskan bahwa negara-negara akan membutuhkan kerjasama antar negara, namun kasus tersebut lebih dalam ditekankan kepada konsep kepentingan nasional (national interest).
Menurut Hans Morgenthau, kepentingan nasional setiap negara adalah mengejar kekuasaan, yaitu apa saja yang dapat membentuk dan mempertahankan pengendalian suatu negara atas negara lain. Negara dianggap berusaha dapat mempertahankan rezim ekonomi politiknya dalam hal menurunkan kebijakan-kebijakan spesifik yang bersifat kerjasama maupun konflik.[4]
BAB IIÂ
PEMBAHASAN
A. Kebijakan Tarif Impor Baja dan Aluminium Amerika Serilat Terhadap Kanada
Kebijakan luar negeri AS dalam memberikan tarif impor baja sebesaar 25% dan aluminium sebesar 10% terhadap Kanada dan meksiko tahun 2018 merupakan kebijakan luar negeri AS dalam memenuhi kepentingan nasionalnya, yaitu dalam aspek ekonomi, politik dan pertahanan[5].Â
Kebijakan tersebut mengancam perekonomian Kanada sebagaimana AS merupakan pasar ekspor baja dan aluminium terbesar di Kanada. Kemudian Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau memberi tanggapan terhadap kebijakan AS dengan memberlakukan kebijakan tarif secara proporsional dengan yang dilakukan oleh AS.
B. Tanggapan Kanada Terhadap Kebijakan AS
Menteri Luar Nageri Kanada, Chrystia Freeland menetapkan tarif yang dikenakan kepada Kanada akan berlaku pada bulan Juli 2018 dan di balas secara proporsional dengan memberikan tarif pada produk-produk yogurt, kopi  gula, daging babi, daging sapi dan wiski untuk menekan AS dan negara bagian yang melakukan ekspor ke Kanada.[6] Ternyata kebijakan impor dari AS tersebut berdampak besar terhadap kondisi finansial produsen di AS. Dinyatakan oleh Dewan Produsen Daging Babi AS bahwa kebijakan pembalan Kanada terhadap AS telah membebani para produsen AS sebesar US$12 per ekor atau senilaiUS$1,5 miliar.[7]
Melihat kondisi nasional AS juga merasakan dampak pembalasan dari Kanada, maka pada bulan Mei 2019 AS sepakat untuk mengakhiri perang dagang dengan menghapus tarif impor baja dan aluminium dari Kanada dan juga Meksiko serta perjanjian bahwa AS tidak akan memberlakukan kuota pengiriman logam terhadap Kanada dan Meksiko. Maka Kanada juga menghilangkan tarif pembalasan Kanada terhadap tarif impor produk dari AS seperti daging babi, daging sapi, dan bourbon yang selama ini telah memberikan dampak buruk terhadap produsen AS.
BAB III
ANALISA
kebijakan luar negeri tarif impor baja dan aluminium AS terhadap Kanada merupakan tindakan untuk kepentingan nasional AS yang dinilai mengancam ekonomi masyarakat karena banyak pekerja baja dan aluminium AS terpaksa menganggur, mengancam politik domestik AS dan mengancam pertahanan AS dimana dalam produksi peralatan pertahanannya merupakan hasil impor dari Kanada yang jauh lebih berkualitas dan lebih murah dibandingkan dengan produksi lokal AS.[8]
Namun pernyataan presiden Donald Trump mendapat sanggahan dari Kanada dan Meksiko bahwa selama 14 bulan, impor baja dan aluminium tidak menimbulkan ancaman keamana nasional AS karena ekonomi mereka terintegrasi dan saling ketergantungan dengan AS.[9] Liberal Interdependensi menganggap bahwa sebuah hubungan internasional akan saling menguntungkan satu sama lain dalam kerjasama ekonomi atau perdagangan.
Teori Liberal Interdependensi dapat membantu analisis hubungan AS dengan Kanada yang saling menguntungkan dan ketergantungan, meskipun tidak ternilai efektifitas nya namun keduanya memberikan dampak terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh kedua pihak.
Dalam kebijakan tarif impor baja dan aluminium AS terhadap Kanada menyebabkan dampak huruk terhadap Kanada karena AS merupakan pasa impor terbesar Kanada sedangkan kebijakan tarif impor produk AS terhadap Kanada kemudian juga mengakibatkan dmapak buruk terhadap Produsen daging babi di AS.
Teori Liberal Interdependensi ini menjawab bahwa hubungan perdagangan atau perekonomian antara Kanada dan AS itu saling ketergantungan. Kemudian yang menjadi pokok bahasan dalam artikl ini yaitu alasan AS menghapus kebijakan tarif impor baja dan aluminium terhadap Kanda dan Meksiko. Konsep kepentingan  nasional dapat menjawab.
Menurut Hans Morgenthau, kepentingan nasional setiap negara adalah mengejar kekuasaan, yaitu apa saja yang dapat membentuk dan mempertahankan pengendalian suatu negara atas negara lain. Negara dianggap berusaha dapat mempertahankan rezim ekonomi politiknya dalam hal menurunkan kebijakan-kebijakan spesifik yang bersifat kerjasama maupun konflik.[10]
Dalam hal pembalasan Kanada ke AS yaitu kebijakan terhadap tarif impor produksi AS ke Kanada menyebabkan berdampak besar terhadap kondisi finansial produsen di AS maupun para petani penghasil kopi yang di ekspor AS terhadap Kanada.
Dewan Produsen Daging Babi AS menyatakan bahwa kebijakan pembalan Kanada terhadap AS telah membebani para produsen AS dan para sebesar US$12 per ekor atau senilaiUS$1,5 miliar.[11] Analisis dengan konsep kepentingan nasional, maka kebijakan  AS menghapus tarif impor baja dan aluminum kepada Kanada dan Meksiko adalah berdasarkan kepentingan nasional AS, yaitu menajaga stabilitas perekonomian Produsen Daging Babi di AS yang anjlok akibat pembalasan terhdap AS oleh Kanada dalam memberlakuan tarif impor produksi AS.
Dengan kebijakan penghapusan tarif impor baja dan aluminium terhadap Kanada pada bulan Mei 2019, Â Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengumumkan kabar baik Kanada dan mengumumkan tentang kesepakatan kepada para pekerja di pabrik baja Stelco Holdings Inc di Hamilton, Ontario.saham Stelco kemudian melonjak 11% dan pembuat baja AS Nucor mangalami penurunan 3,2% dan Steel AS telah mengalami peningkatan profit atau laba yang besar karena tarif 1,2%.[12]
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
Kebijakan luar negeri AS terkait penghapusan tarif impor baja dan aluminium terhadap Kanada pada Mei 2019 memberikan tanggapan positif terhadap hubungan perdagangan AS dan Kanada. Kebijakan penghapusan tarif impor baja dan aluminium terhadap Kanada berdampak kepada perekonomian AS, salah satunya terhadap Produsen Babi AS.
Kepentingan nasional dalam aspek perekonomian AS merupakan jawaban dalam pembahasan artikel ini, sebagaimana kepentingan nasional mendorong AS melakukan kebijakan luar negeri penghapusan tarif impor baja dan aluminium terhadap Kanada. Tujuan AS yaitu untuk menjaga hubungann saling ketergantungan dalam perekonomian dan perdagangan internasional AS dan Kanada.Â
Dengan demikian, kebijakan yang diberikan AS terhadap Kanada dapat mempertahankan hubungannya dengan Kanada terkait dalam kerjasama mengakhiri perang dagang di Benua Amerika.
B. Saran
Dinamika kerjsama AS dan Kanada yang teintergasi dalam sebuah kerjasama NAFTA (Notrh America Free Trade Agreement) atau sekarang yang disebuat USMCA (United States Mexico Canada Agreement) dan WTO (World Trade Organization) tidak turun tangan atau tidak memiliki kekuasan dalam mengatasi kebijakan sepihak pada saat AS melakukan kebijakan tehadap Kanada.
Dapat dikatakan bahwa oganisasi internasional di bawah AS yag dipimpin oleh Donald Trump masih bersifat American Centric. Seharusnya organisasi tersebut dapat menengahi apabila ada perselisihan antar anggotanya.
Sebagai negara adidaya dan demokrasi seharusnya AS dapat memberikan contoh dalam melakukan suatu kebijakan yang bersifat adil dan memperjuangkan kesetaraan hak individu, kelompok maupun instansi pemerintahan.
REFERENSI
North American Free Trade (NAFTA), dapat diakses di https://ustr.gov/trade-agreements/freetrade-agreements/north-american-free-trade-agreement-nafta , diakses pada 19 April 2020
Muhammad Ario Bimo. Kebijakan Tarif Impor Baja dan Aluminium amaerika Serikat Terhadap Meksiko Tahun 2018. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019.
http://moch-arief-fisip12.web.unair.ac.id/artikel_detail-75075-Teori%20Hubungan%20Internasional-PERSPEKTIF%20LIBERALISME%20DALAM%20STUDI%20HUBUNGAN%20INTERNASIONAL.html, diakses pada 19 April 2020.
Morgenthau, Hans J. Politics among Nations: The Struggle for Power and Peace.New York: Alfred A. Knopf, 1948.
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180601203535-92-302810/respons-kebijakan-trump-kanada-terapkan-tarif-impor-ke-as, di akases pada 20 April 2020.
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190518171929-92-396033/as-cabut-pengenaan-tarif-impor-baja-dari-kanada-dan-meksiko,diakses pada 20 April 2020.
https://www.msn.com/id-id/berita/dunia/akhiri-perang-dagang-as-hapus-tarif-baja-kanada-dan-meksiko/ar-AABwuo9?li=AAfukE3&ocid=iehp&pfr=1, di akses pada 20 April 2020.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI