Bagi para pendaki, pasti sudah tidak asing lagi dengan gunung yang terletak di Dieng ini. Gunung Prau adalah gunung tertinggi di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, yang  merupakan batas antara empat kabupaten yaitu Batang, Kendal, Temanggung, dan Wonosobo.Â
Gunung Prau memiliki ketinggian puncak 2590 MDPL . Pendakian ke Gunung Prau umumnya dapat ditempuh melalui beberapa jalur seperti Patak Banteng, Dieng, Igimranak.Â
Pada kesempatan kali ini, pada tanggal 18 April 2024, sekadar informasi, pendakian yang saya lalui kali ini penentuan waktunya sangatlah dadakan dan tidak ada pikiran sebelumnya jika ingin mendaki gunung.Â
Semua ini berawal dari salah satu teman kampus saya yaitu Khairy bertanya kepada saya terkait bagaimana cara booking pendakian Gunung Merbabu, kemudian saya menjawab dan memberi petunjuk terkait bagaimana cara booking pendakian Gunung Merbabu karena sebelumnya saya sendiri memang sudah pernah mendaki Gunung Merbabu melalui jalur Selo. Singkat cerita Khairy ternyata batal untuk mendaki gunung karena temannya tidak bisa untuk ikut.
Entah apa yang saya pikirkan saat itu, tiba-tiba terlintas di pikiran saya untuk mengajak Khairy yang tadinya batal untuk naik gunung ini saya ajak untuk mendaki Gunung Prau.Â
Saat saya mengajak Khairy tanpa basa basi Khairy pun langsung menyetujui ajakan saya dan langsung mencari peralatan untuk dia sewa. Pada jam 22.00 saya dan Khairy pun berkumpul dirumah saya sekaligus mengemasi barang barang yang diperlukan untuk pergi ke kawasan Dieng
 Jam 22.30 akhirnya saya dan Khairy berangkat dari Yogyakarta menuju Dieng melalui jalur Jalan Magelang. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih tiga jam kurang, kondisi lalu lintas saat perjalanan juga ramai lancar saat di Jalan Magelang namun, saat memasuki wilayah Temanggung sampai Wonosobo, benar-benar hanya saya dan Khairy yang berada di jalan, tidak ada kendaraan sama sekali saat saya berada di daerah tersebut.Â
Setelah kurang lebih dua setengah jam perjalanan akhirnya saya dan Khairy sampai di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, jalan yang kami lalui bisa dibilang sangat ekstrem karena selalu menanjak dan tidak ada penerangan sama sekali di jalan tersebut, beruntung kami bisa sampai di gapura selamat datang di Dieng.
Saat sampai di Dieng perjalanan menuju Basecamp Prau via Dieng hanya ditempuh dengan waktu yang cukup singkat yaitu sekitar dua puluh menit. Sesampai di basecamp Prau via Dieng saya memakirkan motor dan langsung menuju bagian registrasi agar setelah istirahat nanti saya dan Khairy dapat langsung tracking ke Gunung Prau. Biaya registrasi sekaligus asuransi untuk mendaki Gunung Prau jalur Dieng ini per orang dikenakan biaya sebesar 35.000.Â
Setelah selesai membayar registrasi saya dan Khairy diberikan formulir pengisian data identitas dan barang bawaan apa saja yang kita bawa untuk naik keatas, hal ini dilakukan supaya penjaga basecamp mampu mengontrol dan melihat barang bawaan kita apakah layak untuk mendaki gunung tersebut.Â
Karena kami berdua melakukan pendakian 'tektok' atau naik kemudian turun tanpa mendirikan tenda, barang bawaan yang kami bawa bisa dibilang sedikit dan kami hanya membawa tas kecil yang hanya muat diisi baju ganti, air minum, dan makanan ringan. Perjalanan kami mendaki dimulai setelah kami menunaikan salat Subuh yaitu sekitar jam 5.30. Setelah salat saya dan Khairy langsung mulai tracking ke Gunung Prau.
Saat pendakian berjalan sekitar 10 menit betapa terkejutnya saya dan Khairy karena disuguhkan pemandangan yang sangat indah dengan warna langit pink yang begitu memanjakan mata. Saya dan Khairy langsung berhenti sejenak dan mulai mengabadikan momen yang sangat indah ini.Â
Padahal, saya dan Khairy baru berjalan sekitar 10 menit dan itupun masih sangat berada di bawah dan puncak masih hitungan jam. Setelah mengabadikan momen melalui kamera hp, kami lanjut melanjutkan perjalanan menuju puncak dengan estimasi sekitar dua sampai tiga jam perjalanan.Â
Sepanjnag perjalanan kami hampir tidak merasakan lelah karena pemandangan begitu indah dari pos satu sampai pos tiga. Dalam perjalanan ini saya menyimpulkan bahwa jalur mendaki Gunung Prau melalui jalur Dieng sangatlah nyaman dan memanjakan mata dibandingkan di jalur melalui Patak Banteng yang pernah saya daki ketika saya masih SMA.Â
Setelah melalui perjalanan selama tiga jam akhirnya kami sampai di puncak Gunung Prau dengan kondisi masih prima dan semangat karena sepanjang perjalanan kami disuguhkan dengan pemandangan yang sangat memanjakan mata kami.Â
Jalur Dieng ini bagi saya sangatlah saya rekomendasikan karena medan yang kita lalui bisa dibilang sangat mudah untuk pemula dan tidak terlalu terjal dibandingkan dengan jalur Patak Banteng.Â
Untuk jarak tempuh dari basecamp hingga puncak jika kalian hanya tektok atau naik kemudian turun hanya dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan dan untuk turun sendiri saya dan Khairy hanya menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk sampai bawah lagi.
Akhir kata, bagi kalian yang ingin mencoba mendaki Gunung Prau bisa melalui jalur Dieng karena kalian tidak akan menyesal dengan pemandangan yang ditawarkan jalur ini.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI