Kondisi ini memang cukup meresahkan. Dan tentu saja yang bisa menghambatnya adalah pemahaman agama yang baik, pengertian seks serta perhatian orang tua. Lantas bagaimana dengan penulis sendiri? Hehe saya termasuk mahasiswa yang lebih sering memikirkan cara agar tetap punya beras, dibandingkan hal-hal lain seperti ujian, tugas dan pacaran.
Semoga dengan tulisan ini kita bisa sama-sama menyadari bahwa klaim angka-angka persentase perawan tidak perawan bisa kita terima sebagai kenyataan yang harus dihadapi. Bukan untuk dibantah yang pada akhirnya tidak bisa kita carikan solusinya. Sebelum dituduh tulisan ini membuka aib saudara dan melebih-lebihkan, saya akan lebih dulu memberikan jawaban bahwa sekali lagi ini tentang seks bebas dan masalah kita bersama. Inilah kenyataan yang harus kita hadapi, bukan untuk ditutup-tutupi. Bukan lagi soal menyebarkan aib seperti yang tertulis dalam kitab suci, bukan juga soal kerudung vs tidak berkerudug atau jurusan agama vs umum.
Semoga kita semua bisa lebih bijak menyikapi
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI