Mohon tunggu...
Ahmad Fauzan
Ahmad Fauzan Mohon Tunggu... Wiraswasta - The Best Marketer

Pengusaha sekaligus menjadi orang media dan mendalami dunia marketing sejak sekolah SMA di usia 15 tahun.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Bela UMKM, Pengusaha Muda Ini Berikan Usaha 100 Gerobak

27 Februari 2022   06:34 Diperbarui: 27 Februari 2022   06:38 138
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Bela UMKM, Pengusaha ini Berikan Usaha 100 Gerobak -

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan penyumbang terbesar tehadap PDB dan menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja. Tetapi saat pandemi Covid 19 melanda Indonesia, banyak pelaku UMKM gulung tikar. Tidak kurang dari 40 persen pelaku UMKM terdampak dari bencana ini.

Banyak faktor yang menyebabkan UMKM gulung tikar seperti kesulitan melunasi pinjaman, membayar tagihan listrik sampai gaji karyawan. Selain itu juga ada kendala sulitnya memperoleh bahan baku, permodalan dan penurunan jumlah pelanggan. Dibalik semua kendala diatas, hadirnya berbagai pihak untuk membantu menumbuhkan kembali UMKM sangat dinantikan.

Mulai dari pihak pemerintah hingga swasta harus ambil andil dalam hal ini seperti pengadaan modal usaha maupun melakukan pendampingan. Salah satu sosok yang aktif dalam memperhatikan nasib UMKM adalah pengusaha muda ini, bernama Ahmad Najmul Ma'arij.

Mengingat Masa Lalu Ahmad Najmul Ma'arij

Pengusaha muda asal Rembang ini sudah merintis karir sebagai pengusaha sejak masa kuliah bahkan sebelum kuliah yaitu di bangku MA (Madrasah 'Aliyah). Aktif mengikuti berbagai seminar, pelatihan, dan bergabung di berbagai organisasi untuk menambah ilmu dan pengalaman. 

"Saya masih ingat betul semasa kuliah, saya tinggal di sebuah kost yang sangat ekonomis di dekat kandang ayam, Kemudian untuk makan sehari-hari saya masak nasi dan lauk makannya hanya sayur yang beliau beli dengan harga Rp1500 dan tempe juga Rp1500 makanan ini berlanjut berhari-hari dan menjadi menu favorit saya," Ujarnya.

"Sedangkan untuk beras, saya memiliki simpanan dari bekal orang tuanya. Bukan karena apa - apa, saya pantang meminta orang tua karena tantangan untuk bisa mandiri sejak dini." Sambungnya saat dikonfirmasi, Jum'at (25/02/2022).

Karena perjuangan dan mengingat masa lampau itulah, Najmul berusaha membela UMKM dengan memberikan lapangan kerja atau berwirausaha untuk 100 UMKM.

Seperti diketahui, perusahaan yang menaungi akan kegiatan tersebut yaitu dibawah perusahaan miliknya dengan nama PT. Maboor Media Group. Dimana perusahaan tersebut memang bergerak dalam pengembangan calon pengusaha maupun pengusaha atau UMKM. Seperti di awalpendiriannya kerjasama dengan berbagai pengusaha untuk program digital marketing-nya dengan skema bagi hasil.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun