Mohon tunggu...
Agustinus Gereda Tukan
Agustinus Gereda Tukan Mohon Tunggu... Penulis - Pensiunan

Pencinta membaca dan menulis, dengan karya narasi, cerpen, esai, dan artikel yang telah dimuat di berbagai media. Tertarik pada filsafat, bahasa, sastra, dan pendidikan. Berpegang pada moto: “Bukan banyaknya, melainkan mutunya,” selalu mengutamakan pemikiran kritis, kreatif, dan solusi inspiratif dalam setiap tulisan.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Dari Bangku Sekolah ke Rumah Siswa: Upaya Heroik Guru SMK Santo Antonius Merauke

8 Mei 2024   05:15 Diperbarui: 9 Mei 2024   02:27 554
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Mereka menyadari bahwa guru juga peduli pada kehidupan mereka secara keseluruhan. Hal ini dapat memicu perubahan perilaku siswa, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterlibatan dalam proses pembelajaran.

Kunjungan guru ke rumah siswa juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Mereka menjadi lebih termotivasi untuk belajar dan meraih prestasi akademik. Mereka merasa didorong untuk belajar yang optimal, karena sadar akan perhatian dan harapan guru terhadap mereka.

Dampak yang paling berharga dari kunjungan guru adalah penguatan hubungan antara guru, siswa, dan keluarga. Guru lebih memahami dinamika keluarga siswa, tantangan yang dihadapi, serta nilai-nilai yang diterapkan di rumah. Hal ini memungkinkan guru membangun hubungan yang lebih erat dan saling percaya dengan siswa dan keluarga.

Kunjungan guru tersebut juga dapat meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak-anak. Keluarga menjadi lebih termotivasi untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Tantangan dan Strategi

Beberapa kendala yang dihadapi dalam kunjungan guru ke rumah siswa, antara lain waktu dan jarak, kondisi lingkungan, komunikasi dan keterlibatan keluarga.

Kendala utama adalah masalah waktu dan jarak. Guru menghadapi jarak dan waktu yang terbatas, terutama jika siswa berasal dari lingkungan yang terpencil atau sulit dijangkau.

Kendala berikutnya adalah kondisi lingkungan rumah siswa, seperti keamanan yang rendah, sanitasi yang buruk, atau lingkungan yang tidak kondusif untuk pembelajaran.

Beberapa keluarga kurang responsif dan terbuka berkomunikasi dengan guru. Hal ini menjadi tantangan bagi guru dalam membangun hubungan yang baik dan produktif dengan keluarga siswa.

Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam kunjungan ke rumah siswa, dapat diatasi dengan strategi yang tepat, antara lain sebagai berikut.

Melakukan perencanaan yang matang, termasuk memetakan rute perjalanan yang efisien, mengatur jadwal kunjungan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan keluarga, serta mempersiapkan materi atau informasi yang akan diberikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun