Contoh Aplikasi: Dalam dunia bisnis modern, filosofi ini mengajarkan pentingnya analisis mendalam sebelum membuat investasi besar, menghindari jebakan hype atau tren yang tidak berkelanjutan.
2. Aja Kagetan (Jangan Mudah Terkejut)
Dunia modern penuh dengan perubahan cepat dan tantangan tak terduga. Prinsip ini mengajarkan ketenangan dan kebijaksanaan dalam menghadapi perubahan.
Contoh Aplikasi: Dalam pemerintahan, prinsip ini relevan untuk pengelolaan krisis, seperti penanganan pandemi atau bencana alam, di mana keputusan cepat tetapi bijaksana sangat dibutuhkan.
3. Aja Dumeh (Jangan Sombong)
Kesombongan dianggap sebagai penghalang utama bagi hubungan yang harmonis. Seorang pemimpin yang sombong cenderung kehilangan empati dan mengabaikan kebutuhan rakyat.
Contoh Aplikasi: Dalam kehidupan sehari-hari, filosofi ini mengajarkan pentingnya rendah hati, bahkan ketika seseorang memiliki kesuksesan besar.
4. Prasaja (Kesederhanaan)
Hidup sederhana adalah inti dari kehidupan yang bermakna. Filosofi ini menekankan bahwa gaya hidup sederhana memungkinkan individu untuk fokus pada hal-hal yang benar-benar penting.
Contoh Aplikasi: Dalam konteks sosial, nilai ini relevan untuk menekan konsumerisme yang sering kali menjadi akar dari korupsi dan ketidakadilan.
5. Manjing Ajur Ajer (Kemampuan Menyatu dengan Masyarakat)