Mohon tunggu...
Afip Ridwan Riyado
Afip Ridwan Riyado Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Unnes

Manusia yang sedang belajar dan berproses

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

"Critical Thinking" mengenai ungkapan "Wong Jawa kari separo, Cina-Landha kari sejodho".

20 Januari 2025   04:07 Diperbarui: 20 Januari 2025   04:07 37
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Masih banyak lagi "keturunan ras maupun suku", baik Tionghoa-Barat mapaun lainnya yang terasa lebih mencoba memasarkan/mencintai budaya Jawa, namun tidak bisa saya sebutkan satu per satu karena keterbatasan. 

Kaitan Tulisan dengan Pesan yang Ingin Disampaikan oleh Penulis

Keinginan penulis terhadap tulisan artikel opini yang disajikan berharap agar para muda-mudi kembali menggandrungi budaya lokal masing-masing, terutama para pemuda Nusantara ( Jawa khususnya ) terhadap budaya Jawa yang "katanya" adiluhung. Inferioritas seharusnya bukan menjadi halangan agar para "kaneman"/ pemuda tidak lupa dengan siapa jatidirinya. Pun juga agar mau belajar dengan para pemuda-pemuda yang mempunyai keturunan Tionghoa-Barat maupun suku ras lainnya yang terasa lebih "ngugemi kabudayan Jawa". Kreatifitas mindset pemuda juga diharapkan lebih terasah dengan memahami budaya Jawa sebagai referensi yang luas, kompleks, dan asyik ( tak melulu soal orang tua yang sedang berpakaian Jawa dan melakukan praktik perdukunan seperti di sinetron atau di film-film...... heuheuheuheu ). Berharap budaya Jawa ini terjaga nan konsisten untuk tetap mengglobal dan go internasional. Tetap pada rel filosofi bahasa Jawa "Njajah desa milang kori". Dimulai dari siapa ? Peran kita sebagai para pemuda pastinya.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun