Mohon tunggu...
Annisa Dewanti Putri
Annisa Dewanti Putri Mohon Tunggu... Freelancer, Tutor, Layouter -

SKywalker. Civil Engineer. Star Wars. www.resketsa.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Dear Scholarship Hunter: Jenis dan Ragam Beasiswa

4 September 2016   16:34 Diperbarui: 5 September 2016   02:13 918
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Selanjutnya beberapa bulan kemudian akan dihubungkan via email. Tak hanya NCU, kampus di Taiwan lainnya banyak model seperti ini dimana professor nya mengadakan kunjungan dan interview secara langsung kepada calon mahasiswa. Yang perlu dilakukan adalah rajin menilik info terkait kunjungan tersebut.

Banyak kampus-kampus lain mungkin di Eropa, Australia yang juga menyediakan beasiswa kampus serupa. Dokumen yang diperlukan biasanya sama seperti dokumen beasiswa lain terkhusus surat rekomendasi, IELTS/TOEFL, dan rencan studi.

Untuk beasiswa kampus dalam negeri pun tak kalah banyak tersedia. Beberapa kampus negeri dan sesuatu di Indonesia juga banyak yang menyediakan beasiswa berupa potongan uang pangkal maupun pembebasan biaya kuliah.

Keuntungan daripada Beasiswa kampus adalah kita tidak terikat terhadap sebuah perjanjian atau ikatan dinas. Karena, pada dasarnya beasiswa kampus berfungsi untuk mempromosikan kampusnya dengan keanekaragaman yang ada.

Beasiswa Program

Beasiswa setiap program dan negara memang memberikan nominal yang berbeda-beda. Biasanya disesuaikan dengan negara tujuan.     Perlu diperhatikan bahwa beberapa program juga ada yang mengikat para awardee untuk suatu komitmen. Semisal, harus kembali ke negara asal, atau mungkin harus bekerja di negara penyelenggara beasiswa. Perjanjian perlu dibaca secara jelas agar tidak bermasalah pasca kelulusan.

Beasiswa program rata-rata memberikan beasiswa secara penuh terhadap penerimanya. Salah satunya beasiswa BPI (Bantuan Pendidikan Indonesia) dari LPDP. Beasiswa ini sangat menguntungkan karena menanggung semua kebutuhan awardee baik dalam maupun Luar Negeri. Seleksinya terbilang ketat karena persaingan bersifat umum dan berasal khusus dari Indonesia.

Aku pernah mencoba beasiswa ini dan gagal pada tahap wawancara. Reviewer menawarkan apakah aku bersedia untuk berkuliah dalam negeri, namun aku tidak meyakinkan tawaran itu sehingga bisa jadi ini menjadi penilaian penting saat itu.

Untuk wilayah Asia beberapa negara dan kedutaan banyak yang memberikan program beasiswa. Beasiswa Monbukagakusho atau MEXT untuk yang ingin melanjutkan ke Jepang. Sementara, untuk Korea selatan bisa melalui Beasiswa KGSP (Korean Government Scholalrship Program).  

Selanjutnya, jika ingin melanjutkan kuliah ke negeri tirai bambu bisa melalui Chinese Government Scholarship (CGS). Kelebihan beasiswa ini adalah pendaftar tak perlu pusing mengumpulkan sertifikat TOEFL/IELTS minimal untuk persyaratan bahasa. Ini adalah pengecualian bagi mereka yang mendaftar untuk kelas mandarin. Sehingga CSC akan memberikan dua jenis beasiswa, pertama adalah beasiswa persiapan bahasa yang selanjutnya diiringi dengan beasiswa studi kuliah.

Beasiswa AAS (Australia Award Scholarship) yang khusus untuk mereka yang berniat untuk melanjutkan di kampus Australia. Persyaratan berkas tidak setinggi LPDP, karena memang beasiswa ini menyediakan program persiapan bahasa sebelum berangkat sehingga tak perlu IELTS sampai minimum 6.5.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun