Mohon tunggu...
Adica Wirawan
Adica Wirawan Mohon Tunggu... Wiraswasta - "Sleeping Shareholder"

"Sleeping Shareholder" | Email: adicawirawan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Stres dalam Euro 2016 dan Copa America Centenario

21 Juni 2016   07:43 Diperbarui: 21 Juni 2016   08:03 110
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

www.foxsports.com
www.foxsports.com
Dalam Tekanan

Biarpun menunjukkan hasil yang berbeda, kedua kesebelasan jelas berada dalam tekanan. Timnas Argentina berada dalam tekanan karena harus memenangkan laga semifinal. Ekspetasi masyarakat Argentina yang besar terhadap timnasnya menambah beban stres di pundak Lionel Messi dan kawan-kawan.

Sementara itu, timnas Portugal pun tertekan karena harus berjuang memenangkan pertandingan melawan Hungaria. Laga tersebut akan menjadi penentu lanjut-tidaknya timnas Portugal pada Piala Eropa tahun 2016.

Tak hanya terdapat dalam kejuaraan sepakbola, stres juga terdapat beberapa aspek kehidupan. Sebagai contoh, dalam bidang pendidikan, siswa sering mendapat stres saat menghadapi beberapa situasi, seperti presentasi di depan kelas, ujian, dan pengumuman kelulusan. Semua itu memberi tekanan yang luar biasa bagi siswa yang belajar di sekolah atau di kampus.

Dalam dunia bisnis pun stres banyak dijumpai. Ketika pemasukan minim, tetapi hutang produksi bertambah, pengusaha merasakan stres hebat. Belum lagi masalah karyawan yang menuntut kenaikan upah, inflasi yang terus meningkat setiap tahun,dan ekonomi yang sedang lesu akibat menurunnya daya beli masyarakat. Semua itu menambah tekanan bagi pemilik perusahaan.

www.liputan6.com
www.liputan6.com
Sementara itu, pada dunia medis pun terdapat stres. Biaya pengobatan yang mahal, administrasi rumah sakit yang berbelit-belit, dan penyakit yang tak kunjung sembuh. Itu semua menambah panjang daftar tekanan dalam diri pasien.

Walaupun kita hidup lebih mudah berkat kemajuan teknologi, ternyata hidup zaman sekarang cenderung lebih banyak stres. Apabila stres tersebut berlangsung terus-menerus, tentunya itu akan mengganggu kebahagiaan kita juga.

Mengelola Stres

Tidak semua stres menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental. Stres ternyata memang dibutuhkan oleh tubuh. Berdasarkan buku Sehat Itu Murah, Handrawan Nadesul menyebut bahwa stres membuat daya tahan mental dan fisik kita lebih kuat.

Stres menjadi semacam tester yang menguji ketahanan kita. Kalau ketahanan tubuh dan mental kita rapuh terhadap stres, sistem pertahanan tersebut akan disusun ulang sehingga jauh lebih kokoh daripada sebelumnya.

Nah, berbeda dengan stres, depresi bersifat merusak. Depresi dapat menurunkan fungsi imun tubuh. Orang yang terkena depresi rentan terkena penyakit seperti flu dan demam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun