Aturannyapun jelas, mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 83 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemanfaatan Media Sosial Instansi Pemerintah.
Tujuan pemanfaatan media sosial
Beberapa tujuan instansi pemerintah dalam pemanfaatan media sosial diantaranya adalah menyimak (listening), yaitu instansi menggunakan media sosial untuk memahami dan menyerap aspirasi kebutuhan masyarakat.
Kemudian berbicara (talking), yaitu instansi menggunakan media sosial untuk menyebarluaskan pesan dan informasi. Berikuta tujuan menyemangati (energizing), yaitu instansi menggunakan media sosial untuk membangun semangat dan keterlibatan serta mendorong masyarakat menyebarluaskan pesan melalui percakapan dari mulut ke mulut (word-of-mouth) dan komunikasi viral (melalui internet).
Tujuan lainnya untuk mendukung (supporting), yaitu instansi menggunakan media sosial untuk membantu masyarakat agar saling mendukung sehingga tercipta dukungan yang lebih besar.
Tujuan merangkul (embracing), yaitu instansi menggunakan media sosial untuk melibatkan masyarakat ke dalam kegiatan instansi, termasuk dalam memberikan masukan, saran, gagasan, dan/atau tindakan nyata.
Dan salah satu tugas DPKP Pandeglang saat ini adalah mentransformasi konten-konten pertanian agar mudah dimengerti oleh masyarakat khususnya para petani, untuk membantu para petani agar bisa dengan mudah memahami pengetahuan tentang pertanian
Sejauh ini, menurut saya, tugas itu sudah dikerjakan. Hanya mungkin harus lebih ditingkatkan kualitas konten-kontennya. Jadikan setiap postingan yang dibagikan di media sosial mudah dipahami agar mendapat perhatian dan respon dari masyarakat (netizen/follower).
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H