Mohon tunggu...
Achmad Asrori
Achmad Asrori Mohon Tunggu... Lainnya - IG : ahmad_asror

harapan hidup lancar dan tercukupi haha....

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Pendidikan untuk Kearifan Lokal dan Karakter Berbudaya

23 April 2024   18:35 Diperbarui: 23 April 2024   18:49 166
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Pendidikan di Masa Depan Memperkuat Kearifan Lokal dan Karakter Berbudaya"

Pendidikan di masa depan harus melampaui sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi wahana untuk memperkuat kearifan lokal dan karakter berbudaya. Ki Hajar Dewantara, dengan visinya tentang masyarakat yang berbudaya, memberikan pandangan yang berharga tentang bagaimana pendidikan dapat memainkan peran penting dalam hal ini.

Salah satu aspek utama dari pendidikan di masa depan adalah pengakuan yang lebih besar terhadap kearifan lokal. Ini tidak hanya berarti mempelajari sejarah dan tradisi lokal, tetapi juga menghargai nilai-nilai, norma, dan etika yang mendasari budaya tersebut. Pendidikan harus mengajarkan kepada generasi mendatang untuk menghargai keberagaman budaya dan memahami bahwa kekayaan suatu bangsa tidak hanya terletak pada pencapaian teknologi, tetapi juga pada warisan budaya yang dimilikinya.

Selain itu, pendidikan di masa depan harus memfokuskan pada pembentukan karakter yang berlandaskan pada nilai-nilai budaya. Hal ini melibatkan pembelajaran tentang nilai-nilai seperti kejujuran, integritas, kerja sama, dan sikap saling menghormati. Ki Hajar Dewantara mengajarkan bahwa karakter yang baik adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan berdaya.

Pendidikan di masa depan juga harus mengintegrasikan kearifan lokal dalam kurikulum dan metode pembelajaran. Ini bisa dilakukan dengan memasukkan cerita, lagu, tarian tradisional, serta kearifan lokal lainnya ke dalam pembelajaran sehari-hari. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan minat belajar siswa, tetapi juga akan membantu memperkuat identitas budaya mereka.

Dengan demikian, pendidikan di masa depan harus menjadi wahana untuk memperkuat kearifan lokal dan karakter berbudaya. Hanya dengan cara ini kita dapat menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman budaya dan karakter yang kuat.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun