Mohon tunggu...
Abraham Pangestu
Abraham Pangestu Mohon Tunggu... Mahasiswa - Berkuliah di ATMI Cikarang

Saya sedang berkuliah dengan jurusan teknologi rekayasa mekatronika.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Sensor vs Transduser: Definisi, Peran, dan Pemilihan

23 Juni 2024   19:18 Diperbarui: 23 Juni 2024   19:38 197
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Apa itu sensor dan transduser? Apa perbedaan keduanya? Apa fungsi dari sensor dan transduser?

Sensor dan transduser merupakan komponen penting dalam suatu aplikasi di lingkup manufaktur hingga sistem otomasi rumah (smart home). Kedua komponen tersebut memiliki peranan krusial untuk mengambil dan memproses informasi dari bentuk fisik menjadi data yang dapat dipakai untuk monitoring dan kontrol.

Apa itu sensor?

Sensor ialah sebuah perangkat yang menghasilkan bentuk sinyal keluaran untuk tujuan mendeteksi fenomena/perubahan kondisi fisik.

Sensor dapat digunakan untuk:

  • Menginspeksi suatu pekerjaan/kegiatan.
  • Mengevaluasi suatu kondisi dari pekerjaan/kegiatan yang sedang berlangsung.
  • Melakukan pemantauan yang lebih luas dan strategis operasi manufaktur dengan sistem komputer utama.

Sensor dapat digunakan pada waktu:

  • Persiapan sebelum proses.
  • Selama proses berlangsung.
  • Setelah proses berlangsung.

Mari mengenal transduser!

Transduser adalah elemen atau perangkat yang digunakan untuk mengubah informasi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Transduser mencakup kegiatan yang lebih luas dan memiliki kemampuan untuk mengindentifikasi masukan yang dapat melebihi indera manuasia.

Transduser didefinisikan sebagai sebuah perangkat yang mengubah sinyal dari satu bentuk fisik ke sinyal yang sesuai dengan bentuk fisik berbeda. Oleh sebab itu sensor juga disebut sebagai transduser.

Didalam transduser kuantitas pada masukan dan keluaran berbeda. Sinyal masukan bisa berupa Listrik, mekanis, termal, dan optic.

Pegas merupakan contoh sederhana dari transduser.

Lalu bagaimana cara kita memilih sensor atau transduser?

Pemilihan sensor atau transduser bergantung pada:

  • Poin pertama ialah, variabel apa yang diukur dan pengaplikasiannya.
  • Kedua ialah sifat presisi dan sensitivitas yang diperlukan untuk pengukuran.
  • Lalu ketiga ialah rentang dinamis atau seberapa besar variasi antara nilai minimum dengan nilai maksimum.
  • Lalu yang keempat ialah tingkatan otomatisasinya.
  • Lalu kompleksitas dari sistem tersebut dan bagaimana ketentuan dari pemodelannya.
  • Lalu yang terakhir ialah biaya, ukuran, dan kemudahan dalam melakukan maintenancenya.

Bagaimana kita menilai kualitas sebuah sensor sehingga dapat dikatakan memiliki kualitas yang baik?

  • Sensitivitas, yaitu sifat dari sensor tersebut untuk merespons perubahan dalam besaran yang telah diukur.
  • Resolusi, atau tingkat ketelitian pada saat pengukuran dilakukan.
  • Akurasi, atau ukuran perbedaan antara nilai dari hasil yang diukur dengan nilai sebenarnya.
  • Presisi, atau kemampuan untuk mengulang sekumpulan pembacaan tertentu dalam suatu akurasi yang telah diberikan.
  • Backlash, atau jarak maksimum / sudut melalui bagian sistem mekanik dengan bergerak kearah tertentu tanpa menyebabkan gerakan bagian yang telah terpasang.
  • Repeatability, atau kemampuan untuk menghasilkan sinyal keluaran yang sama persis ketika besaran yang sama diukur berulang kali dalam kondisi yang sama.
  • Linearitas, atau kemampuan sensor untuk menghasilkan keluaran yang proporsional secara langsung terhadap perubahan dalam besaran yang diukur, tanpa adanya distorsi signifikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun