Rahman juga memperhatikan bagaimana perempuan diwahyukan dalam Al-Qur'an. Ia berpendapat bahwa Al-Qur'an menekankan pentingnya perempuan dalam masyarakat, baik sebagai ibu, istri, atau individu yang berkontribusi dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Dengan demikian, Al-Qur'an menawarkan pandangan yang lebih inklusif dan egalitarian terhadap perempuan.
Kesimpulan
Dalam "The Qur'an: A Contemporary Interpretation", Dr. Fazlur Rahman memberikan pandangan kontemporer tentang feminisme dalam Al-Qur'an. Ia menekankan pentingnya memahami Al-Qur'an dalam konteks sosial dan historis, serta memperhatikan peran dan status perempuan dalam tradisi Islam.Â
Rahman juga menyerang pandangan patriarkal yang sering kali diterapkan dalam tradisi Islam dan menekankan pentingnya mengaplikasikan feminisme dalam konteks modern. Dengan demikian, buku ini memberikan pandangan yang inovatif dan relevan tentang feminisme dalam Al-Qur'an, yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Referensi
- Rahman, Fazlur. "The Qur'an: A Contemporary Interpretation". Oxford University Press, 2009.
- Wadud, Amina. "Inside the Gender Jihad: Women's Reform in Islam". Oxford University Press, 2006.
- Barlas, Asma. "Believing Women in Islam: Unreading Patriarchal Interpretations of the Qur'an". University of Texas Press, 2002.
- Rahman, Fazlur. "Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition". University of Chicago Press, 1982.
- Panjwani, Farid. "Fazlur Rahman and the Search for Authentic Islamic Education: A Critical Appreciation". Aga Khan University, 2015.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H