Mohon tunggu...
Ire Rosana Ullail
Ire Rosana Ullail Mohon Tunggu... Lainnya - irero

Blogger yang sedang mencari celah waktu untuk membaca buku | Temui saya di tempat lain -> irerosana.com atau email : irerosana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Dari Kisah Mama The Idol di Korea hingga Ibu Rumah Tangga di Sekitar Kita

22 Desember 2021   21:17 Diperbarui: 23 Desember 2021   19:12 4119
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ibu rumah tangga | Sumber : unsplash.com

Rasa itu bukanlah sebuah penyesalan tentang apa yang mereka jalani saat ini, namun hanya sebuah perasaan yang sesekali muncul di tengah kebosanan rutinitas yang selalu sama.

Saya jadi teringat ada seorang tiktoker yang membuat sebuah video sinematik singkat. Dalam video tersebut, ia berkata sangat menyayangi anaknya dan kehidupannya saat ini tapi di sisi lain ia juga rindu dengan dirinya yang dulu.

Kondisi yang digambarkan di Mama The Idol tidak jauh beda dengan yang terjadi di sekitar kita. 

Ada salah seorang kawan yang mengundurkan diri dari BUMN demi bisa memastikan anak-anaknya tumbuh dengan baik. 

Seorang kawan lain harus mengubur mimpinya menjadi seorang perawat agar bisa merawat anak-anaknya sendiri.

Mereka pamit bukan untuk hidup enak, namun untuk memikul beban dan tanggung jawab yang lebih berat. 

Maka dari itu, sudah selayaknya para ibu harus dihargai dan disayangi. Bukan malah dituduh tak berpenghasilan dan bahkan dianggap sebagai beban.

Realita di sekitar saya, banyak ibu rumah tangga yang kurang bangga dan kurang mengapresiasi dirinya sendiri. Mereka merasa menjadi beban keluarga yang hanya mengandalkan penghasilan dari suami karena stigma yang diberikan oleh masyarakat sekitar.

Entah mengapa di beberapa tempat di negeri ini materi masih saja dipandang sebagai tolak ukur eksistensi seseorang.

Belum kelar soal stigma IRT, datang lagi perdebatan mana yang paling salihah, wanita karir atau ibu rumah tangga. 

Di akhir tahun ini sudah selayaknya hal semacam itu tidak lagi terdengar di telinga kaum perempuan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun