Gol Cristiano Ronaldo (CR7) menutup pertandingan pamungkas Real Madrid, untuk kompetisi La Liga Spanyol musim 2017/2018 dengan hasil imbang 2-2 kontra Villareal.
Pada babak pertama Real Madrid sudah mengungguli Villareal, dengan skor 0-2 lewat gol yang diciptakan oleh, G. Bale pada menit ke-11 dan CR7 menambah keunggulan pada menit ke-32. Namun Villareal mampu menyamakan kedudukan di paruh waktu kedua dengan berbagi skor dan  angka.
Hasil imbang memang terkesan nanggung bagi Real Madrid, sekalipun pertandingan tidak begitu menentukan lagi. Begitulah  Real Madrid, memang agak kurang konsisten dalam pertandingan tersebut. Catatan besar dilini pertahanan, selalu saja ada celah yang dapat ditembus oleh team lawan.
Dilaga pamungkas kontra Villareal, Real Madrid bertandang ke stadion El Madrigal yang merupakan markas Villareal. Dilaga pamungkas tersebut Real Madrid menurunkan team inti sebagai starting XI. Namun istimeanya sang manager Zinedine Zidane tidak menurunkan Keylor Navas sebagai kiper utama seperti biasanya, melainkan menurunkan Luca Zidane yang nota bene adalah putranya sendliri sebagai debutan, surprisenya disitu.
26 Gol CR7
Dengan tambahan 1 gol dipertandingan pamungkas, maka CR7 berhasil mengemas total 26 Gol untuk kompetisi La Liga Spanyol musim 2017/2018. Finish diurutan ke-2 dibawah L. Messi dari Barcelona dengan torehan 34 gol.
Torehan 26 gol bagi CR7 saya rasa tidak terlalu buruk, mengingat musim kompetisi La Liga Spanyol 2017/2018, CR7 banyak di istirahatkan. Begitu pula pada pertandingan-pertandingan yang dirasa tidak begitu penting, ditambah dengan scorsing 5x pertandingan di awal musim yang harus dijalani membuat catatan laga pertandingan CR7 musim ini relatif tidak begitu banyak. Â Bagi pandangan fans setia yang selalu menginginkan sebuah exspektasi lebih terhadap sang mega bintang, keadaan ini dirasa kurang worthead.
Dengan hasil demikian Real Madrid tetap berada diposisi ke-3 klasemen akhir La Liga Spanyol musim kompetisi 2017/2018. Tidak berhasil menyodok posisi Atletico Madrid diposisi ke-2 klasemen akhir seperti yang diharapkan sebelumnya.
Finish Urutan Ke-3

Point ini yang membuat Real Madrid kalah bersaing dengan Barcelona, bahkan untuk Atletico Madrid sekalipun. Jika ditilik total selisih gol yang dikemas Real Madrid dengan Barcelona tidak jauh berbeda. Hanya 94 berbanding 99, terpaut 5 gol. Namun disisi lain yang membuat keadaan cukup timpang, Real Madrid kebobolan 44 gol dibanding Barcelona yang hanya kebobolan 29 gol. Bagian ini yang membuat selisih dan hasil menjadi jauh berbeda (lihat tabel klasemen akhir).
Semua laga pertandingan musim kompetisi La Liga Spanyol 2017/2018 telah usai dimainkan. Kini Real Madrid Tinggal menatap asa menuju thropy Liga Champions untuk kali ke-13 di Kiev. Asa menuju Kiev menjadi sangat penting dikala titel La Liga lepas dan tidak bisa dipertahankan pada musim yang lalu. Real Madrid harus puas duduk diposisi ke-3 klasemen akhir La Liga Spanyol musim ini dibawah Atetico Madrid yang membayangi di posisi ke-2.
Catatan Pembenahan Lini Pertahanan
Hasil akhir untuk catatan team sekelas Real Madrid musim ini cenderung kurang baik dan kurang optimal, sekalipun itu sebatas catatan saya. Nilai plus bagi sang manager harus saya berikan, lantaran tidak monoton dalam melakukan rotasi pemain di starting XI selama kompetisi La Liga Spanyol musim 2017/2018 berlangsung.
Dampak yang terjadi bakal terasa kerasa sekali bagi skuad-skuad Real Madrid di musim menatang. Menjadi semakin memiliki pengalaman dan jam terbang bermain yang cukup, baik untuk para pemain diskuad inti atau kelas "B" sekalipun.
Jika Real Madrid memiliki pertahanan sekelas Atletico Madrid serta pengalaman bermain merata, maka musim kompetisi La Liga Spanyol 2018/2019 boleh berharap untuk sapu bersih semua thropy. Setidaknya bisa meraih trebel winner dan bisa mengulang sukses seperti halnya musim kompetisi 2016/2017. Untuk itu Real Madrid harus banyak berbenah dan merupakan pekerjaan rumah tersendiri bagi sang manager Zinedine Zidane.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI