Berkat kerjasama dengan sang dokter diiringi semangat pantang menyerah dalam diri seorang Santy, akhirnya persalinan beliau berjalan lancar. Tapi perjuangan beliau belum berakhir. Beberapa minggu pasca lahiran putra ketiga, sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap anak dan demi menunjang tumbuh kembang si buah hati, beliau rela menyempatkan diri memerah Asi di sela sela ujian. Lalu perahan asi tersebut diantar jemput oleh ayahnya. Hm.. Maklumkah, kalau sudah menginjak jadwal ujian, bisa menghabiskan waktu seharian penuh di kampus. Katanya..
Sambil melanjutkan catatan pendek ini, penulis sesekali menghela napas panjang demi menyerap intisari hidup seorang Shanty Indriyani. Satu hal yang ingin saya ungkapkan dalam hati adalah.. “DUH kalau dibandingkan seorang Santy Indriyani, perjuangan saya ini belum seberapa lho…
Kang Miftah
Bogor, 18 Agustus 2016
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI