Mohon tunggu...
Ya Yat
Ya Yat Mohon Tunggu... Penulis - Blogger

Penyuka MotoGP, fans berat Valentino Rossi, sedang belajar menulis tentang banyak hal, Kompasianer of The Year 2016, bisa colek saya di twitter @daffana, IG @da_ffana, steller @daffana, FB Ya Yat, fanpage di @daffanafanpage atau email yatya46@gmail.com, blog saya yang lain di www.daffana.com

Selanjutnya

Tutup

Balap Artikel Utama

Di Kalender Sementara MotoGP 2021, Sirkuit Mandalika Cuma Jadi Cadangan

9 November 2020   19:30 Diperbarui: 10 November 2020   13:38 2981
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
baru segini aja jadinya (dok. kompas.com)

baru segini aja jadinya (dok. kompas.com)
baru segini aja jadinya (dok. kompas.com)
Sirkuit Mandalika, dibangun berdasarkan jenis sirkuit jalanan. Macem Monako atau Singapura gitu. Instagram Sirkuit Mandalika selalu menayangkan progres pembangunan sirkuit yang terletak di Lombok tersebut. Pengerjaan dilakukan siang dan malam. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor lokal Indonesian GP bilang pembangunan sirkuit Mandalika berjalan sesuai jadwal.

Tapi kenyataan berkata lain. Pembangunan sirkuit tak berjalan cukup cepat. Masih banyak yang harus dilakukan seperti pengaspalan, pembangunan paddock, tribun dan fasilitas penunjang seperti hotel, rumah sakit dan lain-lain. Belum lagi masalah pembebasan lahan dengan warga sekitar yang masih banyak kendala.

Sementara pembangunan sirkuit masih tanda tanya, MGPA malah me-launching Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) yang akan balapan di kelas Moto2 dan MotoGP. Pengennya kayak negara tetangga yang punya tim balap sendiri. Tapi untuk membuat tim balap sendiri butuh banyak dana dan persiapan yang besar.

nonton Rossi di Sepang aja (dok.motogp.com)
nonton Rossi di Sepang aja (dok.motogp.com)
Dorna pun punya batasan kuota dan standar untuk tim yang akan ikut balapan di kelas Moto2 dan MotoGP. Tim yang akan berlaga harus mendaftar dulu. Nggak ujug-ujug bawa motor dan pembalap lalu boleh balapan. Sementara MRTI belum jelas siapa pembalapnya, siapa mekaniknya dan mau pakai motor apa.

Menanggapi kalender sementara MotoGP 2021, instagram Sirkuit Mandalika memasang sebuah rilis resmi. Dalam rilis tersebut MGPA menyampaikan optimisme bahwa pembangunan sirkuit Mandalika akan selesai sesuai jadwal. Ada 2 hal yang cukup aneh di dalam rilis tersebut.

Yang pertama adalah mengenai status sirkuit Mandalika yang berdasarkan kalender sementara MotoGP 2021 dari Dorna, sirkuit tersebut masuk dalam reserve grand prix venue alias venue cadangan.

Dalam rilis resmi MGPA, status sirkuit Mandalika adalah Reserve Date yaitu menurut MGPA, Indonesia mendapat perlakuan khusus bisa menentukan sendiri kapan waktu terbaik pelaksanaan balapan.

Nampaknya saya main kurang jauh hingga seumur-umur mengikuti balapan MotoGP saya baru tau ada istilah reserve date, yaitu sebuah negara bisa menentukan sendiri kapan balapan MotoGP digelar di negaranya.

Kalender balapan MotoGP itu dibuat oleh Dorna Sport dengan komunikasi dengan FIM dan pihak terkait. Penentuan tanggal tentu didasarkan oleh banyak hal, mulai dari kesiapan sirkuit, kondisi cuaca, jadwal balapan lain misalnya Formula One dan lain-lain.

Algarve International Circuit punya Portugal (dok.essentiallysports)
Algarve International Circuit punya Portugal (dok.essentiallysports)
Tak pernah saya dengar sebuah negara yang statusnya cadangan, sirkuit masih dibangun, belum tentu lolos homologasi, diberikan perlakuan khusus untuk menentukan sendiri kapan pelaksanaan balapan. Yak... saya akui saya kurang jauhhhhh mainnya sik. Entah saya atau MGPA yang halu hehehehe.

Hal aneh kedua, di rilis resmi MGPA, juga disebutkan Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah MotoGP 2021, bahwa Indonesia GP terpilih menjadi salah satu seri baru di musim MotoGP 2021. Status reserve venue atau cadangan belum membuat Indonesia pasti masuk dalam kalender resmi MotoGP 2021.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Balap Selengkapnya
Lihat Balap Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun