Mohon tunggu...
Zulfa Liswanti
Zulfa Liswanti Mohon Tunggu... Guru - Guru dan Ibu RT

Menuangkan isi pikiran sebatas kemampuan di usia yang terus menua

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Akhirnya Aku Mengalah

30 Mei 2024   18:53 Diperbarui: 30 Mei 2024   18:54 92
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Saat banyak yang mengejarmu

Aku mulai ragu akan ketulusan

Apalagi terngiang cerita tentangku 

Saran  lingkunganmu lebih baik diutamakan

...

Tak usahlah disebutkan

Aku bisa membaca keadaan

Tentang ayah maupun ibuku

Tentulah tak seperti yang kau harapkan

...

Dan kini bahagiamu di puncak kesempurnaan

Kulepaskan semua asa yang telah kutanam

Kau telah bebas menentukan pilihan

Biar kau merasa bukan meninggalkan

...

Andai nanti kau sampai di pelaminan

Dengan kriteria yang sudah kau dapatkan

Bersyukurlah sepanjang siang dan malam

Perlakuanmu tentu menjadi kenangan kelam

Di Perjalanan, 30 Mei 2024

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun