Mohon tunggu...
Zulfa Liswanti
Zulfa Liswanti Mohon Tunggu... Guru - Guru dan Ibu RT

Menuangkan isi pikiran sebatas kemampuan di usia yang terus menua

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Nuranimu Mana

15 April 2023   11:05 Diperbarui: 15 April 2023   11:10 94
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kalaulah dari awal ada tanda

Bahwa kau sutradara drama

Aku takkan bersedia melanjutkan cerita

Cukuplah satu episode saja

Agar tak berujung air mata

...

Mudahnya memutar cerita

Setiap ditanya bilang tidak ada

Tanpa diduga selang beberapa hari

Kau layangkan peluru kata ke sukma

Aku termenung tak bisa berkata-kata

...

Mengapa rasa dipermainkan

Hatimu sungguh diselimuti noda

Sirna semua rencana indah

Karena kau mungkin biasa berpura-pura

Tak ada lagi tenggang rasa hanya nafsu belaka

...

Mengucapkan maaf itu mudah

Karena bukan kau yang tersiksa

Berbangga saja dirimu dengan sejuta alasan

Demi sebuah keputusan

Tapi aku percaya Tuhan yang akan menyelesaikannya

Di Perjalanan, 15 April 2023

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun